Rabu, 22 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

2 Menteri Jokowi Sebut Harga BBM Berpeluang Turun, Minta Masyarakat Lebih Hemat Konsumsi Bahan Bakar

Minggu, 11 September 2022 15:02 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Dua Menteri Presiden Joko Widodo, menyebut harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax berpeluang turun.

Hal itu dengan syarat melihat dari pergerakan harga di tingkat global.

Penjelasan itu disampaikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.

Baca: Petani Bonda Mamuju Menjerit usai BBM Naik, Kini Alami Gagal Panen karena Sawah Terendam Banjir

Menurut Erick, harga BBM Pertamax bisa kembali turun jika harga minyak mentah dunia merosot ke angka 75 dollar AS per barel.

Pasalnya, harga Pertamax berdasarkan mekanisme harga minyak mentah dunia.

Sehingga, menurut Erick, jika terjadi penurunan harga minyak dunia, akan diikuti pula dengan penurunan harga jual BBM jenis ini di masyarakat.

"Apabila harga minyak dunia turun, maka Pertamax pun akan mengikuti mekanisme tersebut dengan menurunkan harga jual kepada masyarakat," kata dia, dikutip dari Kompas.com (8/9/2022).

Tak jauh beda, dikatakan oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif, yang menurutnya penurunan harga BBM berpotensi jika harga minyak dunia turun.

"Nanti kita lihat, kalau harga minyak membaik ya Insya Allah," katanya di Hotel Ayana MidPlaza, Jakarta, Jumat (9/9/2022).

Meski demikian, ia mengimbau masyarakat untuk berhemat dalam mengonsumsi energi.

Menurut Arifin, selain untuk mengontrol volume BBM juga sekaligus mengurangi polusi udara.

Baca: Pos Indonesia Indonesia Mulai Salurkan BLT BBM & BPNT di Jawa Tengah, Direncanakan Selesai 14 Hari

"Tolong diminta semua masyarakat coba bisa tidak kita coba dengan kesadaran menghemat. Yang biasanya keluar bensin tiga liter bisa tidak dua liter saja. Ya mengurangi menghirup udara polusi CO2," jelasnya.

Ia juga menjelaskan mengenai rencana pembatasan pembelian BBM bersubsidi.

Di mana saat ini masih dalam pembahasan dan pendalaman oleh pemerintah.

Menurutnya, keputusan pemerintah untuk menaikkan harga BBM saat ini karena harga Indonesia Crude Price (ICP) di tingkat global mengalami kenaikan.

Baca: Imbas Naiknya Harga BBM dan Tarif Ojol, Kemenaker Angkat Bicara soal Kenaikan Upah Pekerja?

Selain itu konsumsi masyarakat semakin meningkat dan dinilai berat jika jika harus menambah alokasi subsidi energi dari Rp502,4 triliun menjadi hampir Rp700 triliun. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

# TRIBUNNEWS UPDATE # Jokowi # BBM # minyak mentah # Pertamax # Pertalite # Menteri BUMN # Erick Thohir # Menteri ESDM

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved