Cerita Ranah Minang
Mengenal Lebih Dekat Tugu Merpati Perdamaian, Magnet Wisata di Pantai Padang
TRIBUN-VIDEO.COM, PADANG - Tugu Merpati Perdamaian menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.
Lokasinya yang berada di bibir Pantai Kota Padang mampu memikat para pelancong dari berbagai daerah.
Tugu ini juga mempermanis Taman Muaro Lasak yang berlokasi di Jalan Samudera, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat.
Namun, tahukah Tribunners sejarah pembangunan tugu yang kini menjadi ikon wisata Kota Bengkuang itu?
Tugu Merpati atau kadang disebut juga dengan Tugu Perdamaian (Peace Dove Monument) itu dibangun oleh TNI AL pada awal April 2016 silam.
Tugu itu dibangun sebagai pengingat latihan maritim berbagai negara yang digagas TNI AL.
Latihan itu populer dengan nama Multilateral Naval Exercise Komodo 2016 atau Sail Komodo 2016.
Pelaksanaannya dipusatkan di Kota Padang dan Kabupaten Kepulauan Mentawai pada 12 hingga 16 April 2016.
Setidaknya ada 15 negara yang mengikutinya dengan mengirim kapal perang mereka masing-masing ke Kota Padang.
Adapun peresmiannya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada 12 April 2016.
Tanda tangan Presiden Joko Widodo terdapat pada Prasasti Peresmian yang berada tepat di bawah tugu.
Peresmian dilakukan setelah Presiden Joko Widodo membuka secara langsung Sail Komodo 2016 di Mako Lantamal II Padang pada hari yang sama.
Baca: Desa Ekowisata di Cigombong Bogor, Kampung Ciwaluh dengan Beragam Wisata
Filosofi dan Karakteristik Bangunan
Tugu Merpati Perdamaian ini tegak menjulang setinggi delapan meter dari tapak bangunan atau pondasinya.
Secara keseluruhan, tugu tersebut dibuat dengan bahan metal dengan tapak dari beton.
Tiang tugu ini tidak berdiri tegak lurus melainkan seperempat lingkaran berbentuk persegi yang kian ke atas kian kecil.
Di bagian di atasnya terdapat kerangka lingkaran dan patung mirip origami merpati.
Tiangnya memiliki warna biru dan patung origaminya berwarna putih dan menghadap ke timur atau membelakangi laut.
Tugu Merpati Perdamaian ini di tengah sebuah taman yang disekelilingnya terdapat 30 tugu kecil berbentuk rangkiang.
Rangkiang adalah lumbung padi khas Minangkabau yang biasanya didirikan berdekatan dengan Rumah Gadang.
Tugu kecil itu berwarna hitam, merah, dan kuning yang merupakan warna dari marawa, bendera yang jadi lambang identitas Minangkabau.
Sebanyak 15 di antara tugu kecil itu terdapat bubuhan tanda tangan setiap perwakilan dari negara yang mengikuti Sail Komodo 2016.
Adapun filosofi Tugu Merpati Perdamaian ini diterangkan pada prasasti peresmiannya, bunyinya adalah:
"Perdamaian yang dilambangkan dengan burung merpati adalah dambaan seluruh umat di dunia.
Origami adalah seni lipat kertas yang harus dibuat dengan kesabaran, ketekunan, tahap demi tahap untuk menghasilkan karya yang indah.
Baca: Festival Lampion Nimo Highland Pangalengan, Wisatawan Rela Datang Dini Hari dengan Suhu 15 Derajat
Akan tetapi karya yang indah tersebut sangat mudah dirusak, untuk itu perlu dijaga bersama. Demikian makna dari monumen ini, bahwa perdamaian harus dijaga agar tetap abadi.
Maka dari itu angkatan laut selalu siap bersatu dan bekerja sama untuk menjaga perdamaian dunia".
Terancam ambruk
Pada akhir 2019 lalu, Tugu Merpati Perdamaian ini nyaris ambruk dihantam ombak.
Air pasang laut yang terjadi pada saat itu membuat pantau yang berada tepat di belakang tugu mengalami abrasi.
Pemerintah Kota Padang pun bergerak cepat memperbaiki pondasi tugu yang kala itu sudah menggantung.
Karung-karung berisi pasir ditumpuk di belakang tugu agar air ombak tak menyentuh tugu.
Pada awal 2020, air pasang mulai surut, pondasi tugu yang rusak mulai diperbaiki dan di beton kembali.
Hingga saat ini, Tugu Merpati Perdamaian masih tetap menjadi idola wisatawan yang datang ke Kota Padang.
Selain pemandangan indah dari tugu, di sekitarnya juga terdapat banyak pedagang yang menjajakan makanan.
Makanan yang paling khas adalah langkitang dan pensi, serta kerupuk mie dengan kuah sate.
Dari Tugu Merpati ini juga dekat dengan fasilitas umum seperti toilet, tempat ibadah, dan lahan parkir.
Di sana juga banyak wahana bermain anak-anak yang disewakan oleh masyarakat setempat.
Sekedar informasi, selain Tugu Merpati Perdamaian ini, juga terdapat tugu Padang Iora yang juga didirikan tahun 2016 silam. (*)
# Tugu # Merpati # Wisata # Padang
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribun Padang
Local Experience
Desa Wisata Cipta Karya Bengkayang Jadi Destinasi Terfavorit di Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia
6 hari lalu
Local Experience
Air Terjun Yeh Mampeh di Les Buleleng Bali Sajikan Keindahan Alam Tinggi dan Suasana Menenangkan
6 hari lalu
Local Experience
Tanjung Puting menjadi Destinasi Unggulan dalam Program Famtrip Peserta Nordik dan Media Eropa
6 hari lalu
Local Experience
Taman Nasional Tanjung Puting sebagai Kawasan Konservasi dan Destinasi Wisata Andalan di Kalimantan
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.