TRIBUNNEWS UPDATE
Di balik "Kerajaan Sambo" Diduga Ada "Kakak Asuh" yang Buat Sambo Kuat dan Berkuasa di Polri
TRIBUN-VIDEO.COM - Isu 'Kerajaan Sambo' di institusi Polri mencuat kala terbongkarnya pembunuhan berencana Brigadir J.
Ketua Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas yang juga menjabat sebagai Menko Polhukam, Mahfud MD bahkan menyebut kerajaan itu layaknya mabes dalam mabes.
Namun, pandangan lain diungkapkan oleh Guru Besar Politik dan Keamanan Universitas Padjajaran (Unpad) Prof Muradi.
Muradi menilai, "Kerajaan Sambo" yang muncul di publik tidak terlepas dari peran pihak lain.
Pihak lain tersebut salah satunya "kakak asuh" di Polri yang sudah terbentuk sejak di Akademi Kepolisian sebagai pola hubungan senior-junior.
Menurut Muradi, karier Ferdy Sambo yang melesat tinggi ini tidak terlepas dari peran "kakak asuh" yang ada di lingkungan Polri.
Disebutnya, jabatan Kadiv Propam yang sebelumnya diduduki Ferdy Sambo harusnya diemban oleh sosok polisi dengan pengalaman yang luas.
Pengalaman yang dimaksud ialah seperti pernah menjadi penyidik hingga ke level pengambil kebijakan di level provinsi atau Kapolda.
"Kalau saya menyebut FS (Ferdy Sambo) less experience. Tidak pernah pegang Polda. Jadi Kapolres 9 bulan di Brebes, selebihnya di elite. Beberapa menyebutnya (Ferdy Sambo) polisi Jakarta karena muter-muter (menjabat) di Jakarta," ujar Muradi.
Baca: Komnas HAM Sebut Punya Foto Brigadir J Terkapar Pasca Ditembak Ferdy Sambo yang Polisi Tak Punya
Apabila melihat kasus Ferdy Sambo secara utuh, maka peran "kakak asuh" yang membesarkan Ferdy Sambo juga bisa ikut diproses.
"Kakak Asuh" disebutkan Muradi ada yang masih aktif di Kepolisian dan memegang posisi strategis.
Ada juga yang sudah purnawirawan
Menurut Muradi "kakak asuh" Ferdy Sambo ini adalah master mind atau perencana dari "Kerajaan Sambo".
Bahkan, tak hanya menguasai lahan perjudian, tambang juga ikut dikuasai.
"Kakak Asuh" Ferdy Sambo, kata Muradi, ada yang masih aktif di Kepolisian dan memegang posisi strategis. Ada juga yang sudah purnawirawan," ujar Muradi.
Oleh karena itu, perlu dilakukan penelusuran lebih jauh mengenai kenapa Kerajaan Sambo kuat dan berkuasa.
"Komisi III DPR juga menanyakan itu, Pak Kapolri butuh waktu untuk menuntaskan itu. Momen ini menarik untuk Kapolri untuk bersih-bersih," ujar Muradi.
Sementara terkait "Kerajaan Sambo" Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku masih akan mendalaminya.
"Terkait dengan beberapa pertanyaan khususnya terkait yang tadi, kemudian memunculkan apakah betul Kaisar Sambo dan gengnya terkait dengan masalah Konsorsium (303), kemudian juga dengan cacat yang lain. Jadi saat ini kami sedang melakukan pendalaman, Pak," kata Sigit.
Kapolri mengatakan pihaknya sejak lama fokus pada pemberantasan judi, baik online maupun konvensional.(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bukan Ferdy Sambo, Diduga Ada Master Mind 'Kerajaan Sambo' di Polri, Kuasai Lahan Judi dan Tambang
# TRIBUNNEWS UPDATE # Kerajaan Sambo # Polri # pembunuhan berencana # Brigadir J
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Protes Warga Yerusalem Desak Militer Hentikan Perang Gaza, Berujung Penangkapan Para Demonstran
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Said Didu Desak Prabowo Copot Silfester Matutina dari Komisaris BUMN: Setahun Buron Masih Gajian
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Nasib Tragis Remaja 12 Tahun Tertembak OPM, Tewas Tak Tertolong saat Proses Evakuasi di Perjalanan
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rekaman CCTV Detik-detik Pelaku Curanmor Tembak Mati Polisi di Lampung, Korban Sempat Terlibat Duel
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Terkuak! 321 WNA Berstatus Overstay 2 Bulan, Sindikat Admin Judol Salah Gunakan Bebas Visa
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.