TRIBUN SOLO UPDATE
Ahli Digital Forensik Ungkap 4 Alasan CCTV di Rumah Ferdy Sambo Kemungkinan sudah Diedit
TRIBUN-VIDEO.COM - Ahli Digital Forensik, Abimanyu Wachjoewidajat mengungkap sejumlah adanya kemungkinan rekaman CCTV di rumah Irjen Ferdy Sambo telah diedit.
Berdasarkan keterangan dari Abimanyu pada Senin (22/8), ada empat alasan mengapa CCTV atas kasus pembunuhan terhadap Brigadir J tersebut ada kemungkinan telah di edit.
Berikut penjelasan dari Abimanyu yang telah dirangkum oleh Tribunnews.com, selengkapnya untuk anda.
Dikatakan olehnya, ada dua kemungkinan dari keberhasilan kepolisian mendapatkan kembali digital video recorder (DVR) CCTV yang sebelumnya disebut menghilang dan rusak.
Baca: Beri Penjelasan soal Kerajaan Sambo di Mabes Polri, Mahfud MD Sebut Bukan Soal Judi
Kemungkinan pertama yakni di mana perangkat yang rusak bukanlah hardisk atau perangkat penyimpanan.
Sehingga data dalam CCTV tersebut bisa dipulihkan kembali atau recovery.
Kemungkinan kedua yakni CCTV dan DVR memang sudah dihilangkan atau dirusak.
Namun sebelum dilakukan pemusnahan, data sempat dicadangkan ke perangkat lain.
Kemungkinan kedua ini diketahui Abimanyu dari konferensi pers kepolisian yang menjelaskan sejumlah barang bukti yang disita kepolisian.
Di antaranya yakni empat hardisk eksternal, tablet, DVR CCTV yang ada di Duren Tiga, serta laptop.
Sehingga, ada kemungkinan barang bukti memang sudah dirusak, namu sempat disalin ke komputer.
Karena ada beberapa barang bukti tersebut yang diyakini Abimanyu sebelumnya telah di backup.
"Jadi ada kemungkinan memang sudah dirusak, tetapi sempat dikopi, sudah disalin ke komputer. Karena ada komponen tersebut, (barang bukti) saya yakin sebelumnya sudah di-backup," ujar Abimanyu.
Sementara, Abimanyu juga menilai rekaman CCTV dari sebuah garasi rumah yang merekam kegiatan Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan para ajudan yang tersebar di media sosial sudah tidak murni lagi alias sudah diedit.
Dijelaskan olehnya, pertama kendaraan berwarna putih hitam terkompresi.
Kedua, resolusi layar yang ditampilkan 1:1, padahal menurut Abimanyu biasanya resolusi CCTV 4:3 atau 16:9.
Sehingga diduga, ada beberapa part atau bagian yang dipotong dalam rekaman tersebut.
"Sehingga demikian berarti ada area yang dipotong," ujar Abimanyu.
Baca: Mahfud MD Jelaskan ke DPR soal Skenario Kasus Brigadir J hingga Dinilai Ada Kejanggalan
Ketiga, stempel waktu dalam layar berukuran kecil, biasanya timestamp atau stempel waktu di CCTV besar dan jelas terbaca.
Keempat, saat Putri Candrawathi keluar dari garasi, dijelaskan pada pukul 17.10 WIB, dan waktu tersebut masih dalam keadaan terang jika dilihat dari keadaan luar.
Kemudian pada 17.23 WIB, Putri kembali ke rumah sudah berganti pakaian, namun keadaan luar rumah sudah gelap.
Abimanyu pun bertanya-tanya dengan perumpamaan, daerah manakah di Jakarta pada sekira pukul 17.23 WIB atau setengah enam sore itu sudah gelap?
"Daerah mana di Jakarta yang 17.23 WIB atau setengah enam sore itu sudah gelap?! Yang ada redup, bukan gelap," beber Abimanyu.
Abimanyu juga menjelaskan, CCTV selalu mengupayakan menangkap intensitas lebih kuat.
Jika ada perbedaan warna cahaya dan lainnya, maka CCTV akan mengupayakan untuk mampu lebih menyala karena memiliki automatic infrared.
Menurutnya, jam dalam video tersebut sudah diedit karena tidak memungkinkan waktu 13 menit kemudian kembali hanya untuk pergi berganti baju.
Sehingga, ada kemungkinan terdapat suatu durasi yang lebih panjang untuk melakukan sesuatu.
"Menurut saya, jam di sana sudah teredit. Kenapa perlu diedit? Karena tidak memungkinkan waktu 13 menit kemudian kembali hanya pergi mengganti baju. Pasti sebetulnya ada sesuatu durasi yang lebih panjang untuk melakukan sesuatu," ujar Abimanyu
Sampai saat ini, kasus pembunuhan Brigadir J masih terus diusut oleh Polri sembari menunggu hasil autopsi jenazah yang kedua.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 4 Alasan CCTV di Rumah Ferdy Sambo Kemungkinan Sudah Diedit Menurut Ahli Digital Forensik
# CCTV Rumah Dinas Ferdy Sambo # Ferdy Sambo # Rumah Ferdy Sambo # Ahli Digital Forensik # TRIBUN SOLO UPDATE
Reporter: Sandy Yuanita
Sumber: Tribunnews.com
Nasional
Ancam Jebloskan Rismon Sianipar ke Penjara, JK Bantah Tudingan Danai Kasus Ijazah Jokowi Rp 5 M
Senin, 6 April 2026
Nasional
Sosok Rismon Sianipar, Ahli Digital Forensik yang Dituduh Buat Surat Kematian hingga Ijazah Palsu
Senin, 9 Maret 2026
Nasional
DATANGI RUMAH PRABOWO! Rismon Sianipar Beri Buku 'Gibran End Game' hingga Tantang Presiden
Rabu, 4 Februari 2026
Nasional
Nasib Terkini Ferdy Sambo! Punya Jabatan Baru di Lapas Cibinong, Jadi Koordinator Gereja
Rabu, 17 Desember 2025
Terkini Nasional
Terungkap Jabatan Baru Ferdy Sambo di Lapas Cibinong, Kini jadi Koordinator Gereja
Selasa, 16 Desember 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.