Selasa, 13 Mei 2025

HUT ke-77 RI

HUT ke-77 RI: Jadi Kuliner Khas saat HUT Kemerdekaan Indonesia, Inilah Filosofi Sajian Tumpeng

Sabtu, 6 Agustus 2022 09:07 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Tahun ini Indonesia memasuki usia yang ke 77 pada Rabu (17/8/2022) mendatang.

Momen HUT RI selalu diwarnai dengan beragam perayaan yang dilakukan oleh masyarakat.

Satu di antaranya dengan adanya sajian Tumpeng yang merupakan kuliner sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan atau berkah dari Tuhan Yang Maha Esa.

Nasi Tumpeng yang berbentuk kerucut dan tersaji dengan berbagai jenis lauk pauk di sekelilingnya ternyata memiliki makna tersendiri.

Diketahui, tumpeng merupakan sebuah wujud representasi hubungan antara Tuhan dengan manusia, dan manusia dengan sesama.

Bentuk tumpeng yang menjulang mengkerucut adalah simbol dari harapan manusia.

Harapannya seperti tingkat kehidupan manusia yang mencapai semakin tinggi derajatnya atau kesejahteraanya.

Istilah Tumpeng juga merujuk pada masyarakat Jawa, yang merupakan dari akronim "yen metu kudu mempeng".

Akronim itu berarti bahwa ketika kita keluar harus sungguh-sungguh semangat.

Selain itu, tumpeng juga identik dengan tujuh macam lauk pauk yang berada di sekelilingnya yang disajikan dengan daun pisang.

Arti 7 lauk tersebut menurut kepercayaan Jawa, angka tujuh disebut pitu, diartikan sebagai pitulungan atau pertolongan

Berikut adalah makna filosofi dari sajian Tumpeng berdasarkan isi kelengkapan makanannya.

Makna filosofi sajian Tumpeng:

1. Nasi Pada Tumpeng

Diketahui, semula tumpeng biasanya berwarna putih yang melambangkan apa yang dikonsumsi berasal dari yang bersih dan suci.

Namun terkadang juga menggunakan nasi kuning yang melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan.

Adapun kerucut yang tinggi ini juga menyimbolkan permintaan kesejahteraan hidup yang semakin naik dan tinggi dari manusia

Baca: Melihat Jejak Sejarah Tempat Wisata Museum Perumusan Naskah Proklamasi Jakarta Pusat Jelang HUT RI

Baca: Menyambut HUT RI Ke 77, Pemkab Sijunjung Gelar Turnamen Voli Antar OPD

2. Lauk Ayam

Dijelaskan, lauk pada tumpeng adalah olahan dari ayam jantan.

Hal itu bermakna untuk menghindari dari sifat buruk, di mana sifat buruk itu seperti congkak, sombong, dan merasa benar sendiri.

3. Lauk ikan lele atau teri

Adapun olahan ikan seperti lele atau teri dalam tumpeng.

Diketahui, lauk menggambarkan keuletan dan perjuangan hidup

Makna dari lauk ini juga menggambarkan kebersamaan dan kerukunan.

4. Telur rebus

Dijelaskan, lauk pelengkap lainnya dalam Tumpeng adalah telur rebus.

Telur rebus bermakna sebuah kebulatan tekad seseorang dalam melakukan setiap hal.

5. Sayur urap

Sayur urap mempunyai makna kedamaian, keyakinan, serta kesuburan.

Di mana urap memiliki makna yakni agar hidup terus bertumbuh, tenang dan tentram, serta tercapainya keinginan kita.

Sayuran dalam nasi tumpeng kerap disajikan dengan menggunakan bumbu urap ini.

Alasannya karena bumbu urap ini berasal dari kata urip, yang memiliki arti hidup.

6. Cabai

Pada ujung kerucut nasi tumpeng biasanya ditancapkan cabai merah.

Selain itu cabai juga ada yang dipotong menyerupai kelopak bunga melambangkan api

Makna cabai pada tumpeng lainnya yaitu memberikan penerangan sehingga bermanfaat untul orang sekitar.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Makna Filosofi Sajian Tumpeng saat Perayaan HUT Kemerdekaan RI

# HUT RI # tumpeng # kuliner # nasi

Editor: Restu Riyawan
Reporter: Sandy Yuanita
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #tumpeng   #kuliner   #HUT RI   #nasi

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved