TRIBUNNEWS UPDATE
Kebohongan soal Bharada E Akhirnya Terungkap, Kebanyakan dari Mulut Kapolres Metro Jaksel Nonaktif
TRIBUN-VIDEO.COM - Ada sejumlah kejanggalan dari sosok Bharada E yang kini terungkap sesuai terduga penembak Brigadir Yosua tersebut ditetapkan menjadi tersangka.
Pengakuan awal dari kepolisian soal sosok Bharada E yang merupakan seorang sniper andal rupanya hanya kebohongan belaka.
Kini kejanggalan-kejanggalan soal sosok Bharada E akhirnya terungkap.
Baca: Soal Senpi yang Dipakai Bharada E untuk Tembak Brigadir J, Komnas HAM Masih Dalami Pistol Glock 17
Pada awal kasus tewasnya Brigadir J, Bharada E disebutkan jago menembak.
Bahkan hal ini juga yang membuat Bharada E tak sedikitpun mengalami luka dalam insiden di rumah dinas Ferdy Sambo itu.
Bharada E disebut melepaskan tembakan lima kali ke arah Brigadir J.
Dari lima tembakan itu, empat diantaranya mengenai tubuh Brigadir J.
Polisi menyebut Bharada E sebagai penembak nomor satu di Resimen Pelopor Brimob.
Statement tersebut pada awal kasus disampaikan oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto yang kini sudah dinonaktifkan dari jabatannya.
Baca: Sosok yang Diduga Bersihkan TKP seusai Brigadir J Tewas di Rumah Ferdy Sambo, Hilangkan Bukti Fisik
"Bharada RE ini sebagai pelatih vertical rescue dan di Resimen Pelopornya dia sebagai tim penembak nomor 1, kelas 1 di Resimen Pelopor," kata Kombes Pol Budhi Herdi.
Resimen pelopor adalah satuan pelaksana utama yang ada di bawah Korps Brimob yang tugasnya meningkatkan kemampuan personel,.
Padahal faktanya, Bharada E bukanlah seorang sniper seperti yang disampaikan Kombes Pol Budhi Herdi.
Fakta tersebut disampaikan oleh wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu.
Ia mengaku, Bharada E sudah menjalani pemeriksaan sebanyak tiga kali.
Dari penelusuran, Bharada E bukan seorang penembak.
Ia baru menerima pistol jenis Glock pada Novermber 2021 dari Divisi Propam Polri.
Baca: Pengakuan Mengejutkan Pengacara Keluarga Brigadir J: Ditemui Utusan Mabes Polri untuk Menutup Kasus
"Dia baru dapat pistol itu bukan November tahun lalu, menurut keterangannya itu dari Propam," kata Edwin saat dikonfirmasi awak media, Kamis (4/8/2022).
Bharada E bahkan baru berlatih menembak sekitar bulan Maret, tak lama dari insiden baku tembak terjadi.
"Dia terakhir latihan tembak itu tahun Maret tahun ini," tuturnya.
Kejanggalan kedua yakni soal posisi Bharada E di jajaran ajudan Irjen Ferdy Sambo.
Di awal keterangan, kepolisian mengungkapkan bahwa Bharada E adalah pengawal dari Irjen Ferdy Sambo.
Bharada E disebutkan tergabung dalam pasukan elite Resimen Pelopor Korps Brimob Polri.
Bharada E diklaim merupakan seorang pelatih vertical rescue.
Hal itu seperti yang diutarakan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, Selasa (12/7/2022)
Namun dari keterangan LPSK, Bharada E rupanya hanyalah sopir untuk akomodasi Irjen Ferdy Sambo.
"Info dari Bharada E, beliau sopir untuk Irjen Pol Ferdy Sambo," ucap Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu.
Baca: Pengakuan Mengejutkan Pengacara Keluarga Brigadir J: Ditemui Utusan Mabes Polri untuk Menutup Kasus
Beda keterangan polisi hingga fakta yang akhirnya terungkap ini sekaligus menjadi penguat bahwa diduga ada upaya dari oknum tertentu menyembunyikan fakta soal kasus kematian Brigadir J.
Kapolri juga sudah mendengar adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan anak buahnya itu.
Ia pun menyebut ada setidaknya 25 oknum yang diduga melakukan tindakan tak profesional dalam penanganan kasus ini.
Baca: Pengakuan Mengejutkan Pengacara Keluarga Brigadir J: Ditemui Utusan Mabes Polri untuk Menutup Kasus
Bahkan, ada sekitar 10 orang dimutasi dari jabatannya temasuk Irjen Pol Ferdy Sambo yang dicopot dari jabatan Kadiv Propam Polri. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dua Kejanggalan Mengenai Sosok Bharada E yang Mulai Terbukti
# TRIBUNNEWS UPDATE # Bharada E # Brigadir J # penembakan # Irjen Ferdy Sambo # ditembak
Reporter: Nila
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Serangan Udara Hantam Pangkalan Rahasia Bawah Tanah Eagle 44 Milik Iran, Akses Terowongan Lumpuh
6 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Lewat Mediasi Pakistan, Iran dan AS Kembali Bahas 3 Poin Penting! Perang akan Beerakhir
6 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Ajukan Tuntutan Ganti Rugi Rp 4,2 Ribu Triliun ke AS dan Israel atas Dampak Perang Besar
6 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
China Dorong Iran Buka Kembali Selat Hormuz dan Tekankan Jaminan Keamanan Jalur Internasional
6 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Astrid Rilis Album Baru Aku dan Cahaya: Sambut 2 Dekade Berkarya, Refleksikan Perjalanan Karier
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.