Terkini Nasional
Komnas HAM Belum Bisa Ungkap Dugaan Pelecehan oleh Brigadir J, di Mana Keberadaan Istri Ferdy Sambo?
TRIBUN-VIDEO.COM - Sejauh ini Komnas HAM turut mendalami kasus dugaan pelecehan yang dialami istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawati.
Namun, lembaga itu masih belum bisa mengungkap adanya dugaan pelecehan yang disebut pelakunya adalah Brigadir J.
Pasalnya, Putri Candrawati belum bisa dimintai keterangan karena masih berurusan dengan LPSK.
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan titik tumpu atau saksi hidup dari kasus dugaan pelecehan seksual tersebut adalah Putri Candrawati.
Sebab saat kejadian, ajudan Sambo, yakni Bharada E dan Bripka Ricky tidak menyaksikan insiden itu.
Menurut Taufan, hanya Putri yang dapat memberikan kesaksian bagaimana peristiwa itu terjadi.
Mulai dari benar tidaknya ada kejadian baku tembak antara dua ajudan hingga dugaan pelecehan.
"Seluruh peristiwa ini titik krusialnya, tumpunya ada di Bu Putri (yang bisa) menjawab apakah (ada) tembak-menembak, siapa yang melakukannya, pelecehan seksual ini benar ada atau tidak. Saya kira itu," kata Taufan di Kantor Komnas HAM , Jakarta, Selasa (2/8/2022).
Baca: Ini Alasan Brigadir J Diancam Dibunuh oleh Skuat Lama Ajudan Irjen Ferdy Sambo Sejak Juni 2022
Taufan menuturkan saat ini Komnas HAM belum bisa bertemu dengan istri Sambo.
Hal ini karena yang bersangkutan belum selesai menjalani masa psikologis dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
"Dugaan pelecehan seksual yang ada siapa? Hanya Ibu Putri yang bisa memberikan keterangan, itupun kita belum ketemu dia. Karena masa psikologis dengan LPSK juga belum menyelesaikan prosedurnya," ujarnya.
menyimpulkan apakah kasus pelecehan seksual itu benar-benar terjadi.
Dikutip dari Tribunnews.com, Taufan juga mengaku kesulitan dalam mengungkap kasus kematian Brigadir J.
Menurutnya, kesulitan itu disebabkan kamera pengintai atau CCTV di tempat kejadian perkara (TKP) disebut tak berfungsi.
"Tadi kan saya katakan di TKP itu, menurut mereka, informasi mereka, CCTV itu tidak berfungsi. Ini problem besar," katanya.
Taufan mempersoalkan sejumlah pihak yang menyebut jika kasus tersebut mudah untuk diungkap.
"Jadi orang yang bilang bahwa ini mudah-mudah segala macam, Anda mau bertumpu pada siapa? Kan pada keterangan pelaku, atau keterangan orang-orang yang mengatakan saya adalah korban pelecehan seksual, kan begitu," ujarnya.
Baca: Kamaruddin: Laporan Pelecehan Istri Ferdy Sambo Hanya Pengalihan Isu dan Hanya Memperlambat Penyidik
Sebab menurutnya, Komnas HAM belum mendapatkan bukti pendukung yang kuat sehingga sulit untuk disimpulkan.
"Bagaimana kita menyimpulkannya kalau kita enggak bisa mendapatkan seluruh bukti-bukti pendukung lainnya yang bisa membantu kita menyimpulkan," jelasnya.
Sampai kini belum diketahui di mana keberadaan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawati yang menjadi saksi kunci tewasnya Brigadir J.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul ISTRI JENDERAL POLISI Jadi Saksi Kunci Tewasnya Brigadir J, Di mana Keberadaan Putri, Ini Jawabannya
# BrigadirJ
# Polisi
# Polri
# Brimob
# BharadaE
# FerdySambo
# BuktiKuat
# KomnasHAM
# AutopsiUlang
Video Production: Muh Rosikhuddin
Video Production: Muh Rosikhuddin
Sumber: Tribun Medan
Tribunnews Update
Guru Syamsiah Maafkan 9 Siswa Pelaku Pelecehan Verbal di SMAN 1 Purwakarta: Tak akan Saya Laporkan
Senin, 20 April 2026
Terkini Nasional
Besar Hati! Bu Atun Pilih Memaafkan seusai Dihina 9 Siswa di SMA Purwakarta Saya Doakan
Senin, 20 April 2026
KACAMATA HUKUM
KACAMATA HUKUM: Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus, Apa Batas Hukum Pelecehan Non-Fisik?
Senin, 20 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Marak Pelecehan Seksual di Kampus, JPPI Usul Tak Cuma Pelaku yang Disanksi tapi Juga Universitas
Jumat, 17 April 2026
Viral
Orangtua Pelaku Pelecehan FH UI Minta Anak Tak Dihukum Berat, Salahkan Penyebar Grup Chat
Kamis, 16 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.