TRIBUNNEWS UPDATE
Tempatkan Pejabat Proksi di Wilayah Caplokan, Rusia Dituding AS Hendak Hapus Ukraina dari Peta
TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat melalui Duta Besar untuk PBB, menuding Rusia hendak menghapus Ukraina dari peta dunia.
Menurut AS, hal ini terlihat dari cara Rusia yang meletakkan sejumlah pejabat proksi atau pemerintahan boneka di wilayah yang dikuasai Rusia.
Dilansir oleh Kompas.com via Reuters, tudingan ini disampaikan oleh Dubes AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfiled pada Minggu (31/7).
Baca: Rusia Datangkan Rudal Zirkon, Senjata Mematikan yang Diklaim Tak Bisa Dicegat hingga Dideteksi Musuh
Thomas-Greenfield menerangkan, tudingan ini berdasarkan sikap Rusia terhadap wilayah Ukraina yang dicaploknya.
Penempatan pejabat proksi dilakukan dengan tujuan untuk mengadakan referendum palsu atau dekrit untuk bergabung dengan Rusia.
Lebih lanjut Thomas-Greenfield berujar, hal ini juga sesuai dengan pernyataan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov.
Disebutkan, Lavrov dalam pidatonya di Liga Arab beberapa waktu lalu mengatakan, tujuan Rusia adalah untuk membebaskan rakyatnya dari rezim yang tak dapat diterima.
Sementara itu, Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB, Dmitry Polyansky mengatakan pada Dewan Keamanan, bahwa De-Nazifikasi dan demiliterisasi Ukraina akan dilakukan secara penuh.
Baca: Markas Rusia di Laut Hitam Diserang Drone saat Hari Angkatan Laut, Ukraina Bantah Jadi Dalangnya
Thomas-Greenfield kemudian menyerukan seluruh negara tanpa menyebutkan Rusia untuk merangkul diplomasi.
Ia bahkan menyebut tindakan Rusia ini sebagai hambatan bagi resolusi krisis.
“Mari kita perjelas: tindakan berkelanjutan Rusia adalah hambatan bagi resolusi krisis ini.” (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Rusia Disebut Berniat Menghapus Ukraina dari Peta Dunia
# TRIBUNNEWS UPDATE # Peta # Rusia # Ukraina # Amerika Serikat
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
Potret Dirut KAI Bobby Rasyidin Duduk Termenung di Depan KA Argo Bromo & KRL yang Ringsek Parah
3 menit lalu
Tribun Video Update
Analisis: IRGC Rebut Kekuasaan di Masa Perang dengan AS-Israel, Melemahkan Peran Pemimpin Tertinggi
5 menit lalu
Tribunnews Update
Respons AHY soal Usulan Menteri PPPA: Lelaki & Perempuan Sama, Tak Boleh Jadi Korban Insiden Apa pun
7 menit lalu
Tribunnews Update
Dugaan Korsleting Taksi Green SM saat Lintasi Rel, Polisi Selidiki Gangguan Mesin Mobil Listrik
11 menit lalu
Tribunnews Update
Vladimir Putin Bereaksi atas Konflik AS-Iran, Bakal 'All Out' Bantu Teheran Bentengi Timur Tengah
50 menit lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.