Terkini Daerah
Bupati Sukiman dan Institut Kapal Perempuan Sepakat Dukung Program Inklusi di Lombok Timur
Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUN-VIDEO.COM - Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menandatangani kesepakatan bersama dengan Institut Lingkaran Pendidikan Alternatif (Kapal) Perempuan terkait pelaksanaan program inklusi di Kabupaten Lombok Timur.
Penandatanganan MoU tersebut berlangsung, di kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (27/72022).
Pada acara tersebut lima perempuan yakni Fauziah, Zinuraini, Kurniati, Siska, dan Marlina, dari Sekolah Perempuan menyampaikan harapannya kepada Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy.
Mereka berharap, ke depan berbagai keluhan masyarakat terhadap bantuan maupun layanan pemerintah dapat di respon positif oleh pemda.
Baca: Lombok Timur Gelar Pekan Olahraga Pelajar Daerah 2022, Ajang jaring Talenta Atlet Berbakat
Diantaranya terkait persoalan kartu Indonesia Sehat (KIS) Penerima Bantuan Iuran (PBI), kelengkapan dokumen kependudukan, akta nikah atau akta cerai.
Jika tidak mendapatkan pelayanan dengan baik, dapat berdampak terhadap bantuan sosial dan program pemerintah lainnya.
Begitu pun terkait penguatan kapasitas dan fasilitas umum yang layak bagi difabel, upah layak, hingga implementasi Peraturan Bupati (Perbup) terkait pencegahan perkawinan usia anak yang dinilai belum optimal.
Mendengar hal itu, Bupati Sukiman memerintahkan seluruh jajarannya untuk merespons berbagai harapan tersebut.
"Seluruh OPD diharapkan dapat mendukung upaya pemberdayaan perempuan dan kelompok marjinal rentan seperti difabel ini," ujarnya.
Tidak saja OPD, Bupati juga meminta desa dapat mengalokasikan dana bagi pemberdayaan perempuan dan kelompok rentan tersebut.
Baca: NWDI Gelar Pelatihan Penyuluhan Kesehatan di Lombok Timur, Dukung NTB Gemilang
Usai merespons hasil musyawarah perempuan tersebut, Bupati melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Institut Kapal Perempuan terkait pelaksanaan program inklusi di Kabupaten Lombok Timur.
Inklusi merupakan program kemitraan Australia dan Indonesia menuju masyarakat inklusif.
Ini sebagai salah satu upaya menghapus kekerasan maupun diskriminasi terhadap kelompok rentan dan minoritas menuju pembangunan yang inklusif
Lombok Timur menjadi satu dari 10 kabupaten/kota yang dipilih dalam pelaksanaan program inklusi ini, dengan Institut Kapal Perempuan, dan LPSDM NTB sebagai mitra pendamping.
Direktur Eksekutif Institut Kapal Perempuan Misiyah yang hadir secara virtual menyampaikan, program ini juga merupakan kelanjutan program yang telah dijalankan Insitut Kapal Perempuan di Lombok Timur yaitu program ACTION.
"Langkah ini merupakan sejumlah inteverensi atas dilaksanakannya Program INKLUSI termasuk sebagai bentuk respon terhadap dampak pandemi Covid-19 yang masih terasa hingga sekarang," sebutnya.
Dijelaskannya, pelaksanaan program INKLUSI ini akan menyasar 12 desa di 9 kecamatan.
Tujuannya untuk memperkuat kepemimpinan perempuan dan meningkatkan kesejahteraan, akses, partisipasi, dan kontrol terhadap program-program pembangunan.
Sekaligus sebagai bagian dari perwujudan tata kelola pemerintahan yang baik dengan perspektif Gender Equality, Disability and Social Inclusion (GEDSI).
Selain itu, program ini diharapkan dapat mendukung pengintegrasian perspektif GEDSI dalam pengembangan data, perencanaan, penganggaran, pembentukan kebijakan, monitoring dan evaluasi.
Langkah ini adalah upaya memperkuat peran masyarakat sipil dalam mengatasi penyebab marjinalisasi di Indonesia.
Serta yang terpenting adalah mendukung komitmen Indonesia dalam mengimplementasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Bupati Sukiman dan Institut Kapal Perempuan Teken MoU, Dukung Program Inklusi di Lombok Timur
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribun Lombok
LIVE UPDATE
Meriahnya Tradisi Tiyu Jadi Daya Tarik Idulfitri di Lombok Timur, Sarat Sejarah dan Penuh Makna
Senin, 23 Maret 2026
LIVE UPDATE
Hanyut Terseret Arus Drainase, Jasad Balita di Selong Lombok Timur Ditemukan di Pulau Moyo
Minggu, 1 Maret 2026
LIVE UPDATE
Imbas Cuaca Ekstrem, Stok Cabai Menipis dan Harga Naik di Lombok Timur Rp100 Ribu per Kilogram
Jumat, 20 Februari 2026
Terkini Nasional
Akan Kabur ke Timur Tengah, Pimpinan Ponpes Tersangka Pelecehan di Lombok Timur Ditangkap Polisi
Jumat, 20 Februari 2026
Tribunnews Update
Hendak Kabur ke Luar Negeri, Pemimpin Ponpes Tersangka Pencabulan Santri di Lombok Ditangkap
Jumat, 20 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.