TRIBUNNEWS UPDATE
Penjelasan Bharada E soal Tembakan kepada Brigadir J, Komnas HAM Akui Diberi Tahu Banyak Hal
TRIBUN-VIDEO.COM - Bharada E disebut menjelaskan alibinya melakukan penembakan terhadap Brigadir J dalam pemeriksaan Komnas HAM pada Selasa (26/7).
Dalam pemeriksaan ini, Komnas HAM meminta keterangan para ajudan karena dianggap sebagai kunci kasus tewasnya Brigadir J.
Pemeriksaan dilakukan terpisah guna mencocokan alibi masing-masing ajudan saat peristiwa.
Baca: Diperiksa 5 Jam oleh Komnas HAM, Bharada E Beberkan Keterangan soal Tembakan kepada Brigadir J
Dikutip dari Kompas.com, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menerangkan, ada sejumlah hal yang disampaikan oleh Bharada E dalam pemeriksaan.
Termasuk soal penembakan yang kemudian menewaskan Brigadir J.
Meski begitu, Anam enggan merinci lebih jauh soal detail penembakan tersebut.
Termasuk kesimpulan terkait kejadian penembakan ini.
"Sepanjang yang tadi kami periksa, Bharada E menjelaskan banyak hal. Salah satunya adalah soal menembak," ujar komisioner bidang pemantauan dan penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam, kepada wartawan selepas pemeriksaan.
Baca: Sebelum Tewas, Brigadir J Terekam CCTV Melakukan Tes PCR dengan Istri Irjen Ferdy Sambo & Bharada E
Dalam pemeriksaan ini, Komnas HAM meminta keterangan enam ajudan Ferdy Sambo secara terpisah.
Sedianya ada tujuh ajudan yang diperiksa, namun satu di antaranya mangkir.
Pemeriksaan terhadap lima ajudan dilakukan selama 7,5 jam.
Sedangkan untuk Bharada E yang datang belakangan, dilakukan selama lima jam.
Dalam investigasi kasus tewasnya Brigadir J, Komnas HAM telah mengumpulkan sejumlah informasi.
Termasuk soal dugaan penyiksaan yang dialami oleh Brigadir J.
Baca: Video Penampakan Bharada E yang Menghilang seusai Tewasnya Brigadir J, Penuhi Panggilan Komnas HAM
Terkait dugaan tersebut, Komnas HAM melakukan pemeriksaan terhadap tim Dokkes Polri. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
# TRIBUNNEWS UPDATE # Komnas HAM # Brigadir J # penembakan # Bharada E # ajudan # Irjen Ferdy Sambo
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Penembakan di Kompleks Masjid San Diego AS Tewaskan 3 Orang, Donald Trump: Sangat Mengerikan
8 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Teluk Oman Bakal Disulap Jadi Kuburan, Teheran Rancang Mekanisme Baru Hormuz
16 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Respons Noel Ebenezer usai Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda 250 Juta di Kasus Sertifikasi K3
16 jam lalu
Tribunnews Update
Iran & Oman Bersatu Rancang Mekanisme Transit Baru untuk Selat Hormuz, Klaim Terheran Berhak Atur
17 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.