Senin, 13 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Pantas Tembakan Bharada E ke Brigadir J Tak Meleset, Ternyata Penembak Nomor 1 di Resimen Pelopor

Rabu, 13 Juli 2022 14:07 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pihak keluarga menjelaskan latar belakang Bharada E, polisi yang terlibat baku tembak dengan Brigadir J di kediaman Kadiv Propam pada Jumat (8/7/2022) lalu.

Bharada E yang melesatkan lima tembakan ke arah Brigadir J tersebut diketahui penembak nomor 1 di resimen pelopornya.

Tak ayal, hal ini membuat lesatan tembakan Bharada E tak ada yang meleset dan bersarang ke tubuh Brigadir J.

Baca: Misteri Hilangnya 3 Ponsel Brigadir J seusai Penembakan, Ayah: Enggak Ada, Apa Sengaja Dihilangkan?

Bharada E terlibat baku tembak dengan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Kompleks Polri, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022).

Dalam insiden ini, Bharada E tak mengalami luka sama sekali meskipun Brigadir J melepaskan tujuh tembakan ke arahnya.

Justru, lima tembakan dari Bharada E seluruhnya bisa melumpuhkan Brigadir J dan menewaskannya.

Bharada E diketahui merupakan pengawal Irjen Ferdy Sambo.

Ia tergabung dalam pasukan elite Resimen Pelopor Korps Brimob Polri.

Baca: Sosok Bharada E yang Tembak Mati Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo, Penembak Nomor 1 Resimen Pelopor

Meskipun masih berpangkat Bharada, ternyata Bharada E merupakan seorang pelatih vertical rescue.

Bahkan, Bharada E merupakan penembak nomor satu di Resimen Pelopor.

Hal tersebut dijelaskan oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto dalam keterangannya Selasa (12/7/2022).

"Bharada RE ini sebagai pelatih vertical rescue dan di Resimen Pelopornya dia sebagai tim penembak nomor 1, kelas 1 di Rensimen Pelopor," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, Selasa (12/7/2022).

Saat ini, Bharada E masih berstatus sebagai saksi dalam kasus penembakan ini.

Polisi belum menemukan satu alat buktipun untuk menetapkan Bharada E sebagai tersangka.

Baca: Beredar Kabar Rumah Orangtua Brigadir J di Jambi Dikepung Ratusan Polisi, Keluarga Merasa Diserang

Berdasarkan keterangan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadan, saat kejadian Brigadir J melesatkan tujuh tembakan yang dibalas dengan lima tembakan Bharada E.

Dari tujuh tembakan tersebut, tak ada satupun proyektil mengenai Bharada E.

Sementara Bharada E melepaskan 5 tembakan, dan bersarang empat peluru, atau akurasi tembakan mencapai 80 persen.

Samuel ayah dari Brigadir J pun merasa aneh dengan kondisi tesebut.

Ia menyebut anaknya adalah seorang sniper yang kerap ditugaskan di daerah rawan.

"Kawan-kawannya juga bilang kalau dia (Yosua) ini sniper yang khusus ditempatkan di titik rawan," ungkap Samual pada wawancara di rumahnya, di Sungai Bahar, Provinsi Jambi, Selasa (12/7/202).

Baca: Polisi Gelar Olah TKP Penembakan Brigadir J di Rumah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo

Ia menyebut, apabila Brigadir J memang menembak dalam jarak dekat, kemungkinan besar Bharada E tetap akan terluka atau terkena tembakan sang anak.

"Logikanya, kalau jarak dekat, kok bisa tidak kena tembakan anak saya," kata Samuel Hutabarat. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bharada E, Pengawal Ferdy Sambo yang Menembak Mati Brigadir J: Penembak Nomor 1 di Resimen Pelopor

# TRIBUNNEWS UPDATE # Bharada E # Brigadir J # penembakan # Brimob # Kadiv Propam Polri

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Nila
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved