Selasa, 21 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Sosok Ibnu Khajar Presiden ACT, Buka Suara soal Dugaan Tilap Dana, Akui Digaji Tak Lebih Rp 250 Juta

Selasa, 5 Juli 2022 08:05 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar kini telah memberikan keterangan untuk menanggapi ramainya pemberitaan di media massa.

Hal ini terkait dugaan penyalahgunaan dana umat untuk kepentingan pribadi.

Soal gaji, ia mengaku besarannya tidak sampai Rp 100 juta.

Baca: Klarifikasi Presiden ACT Ibnu Khajar soal Dugaan Penyelewengan Dana hingga Ratusan Juta ke Personal

Hal ini ia sampaikan dalam konferensi pers pada Senin (4/7/2022).

Ibnu memohon maaf kepada masyarakat soal pemberitaan yang ditujukan kepada ACT.

Namun, ia menyampaikan klarifikasi terutama gaji CEO ACT yang dinarasikan Rp 250 Juta.

Hal ini pun ditepis oleh Ibnu dan mempertanyakan informasi tersebut.

Baca: Dugaan Penyelewengan Dana ACT Jadi Sorotan, Bareskrim Polri Kini Lakukan Penyelidikan

"Tentang alokasi (gaji) bagi presiden ACT untuk pemimpin yang sebelumnya dengan Rp 250 juta (per bulan). Kami juga belum tahu persis sumbernya dari mana?" kata Ibnu Khajar saat konferensi pers di Kantor ACT, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022).

Ibnu menerangkan, data yang beredar tersebut tidak benar adanya.

"Kami sudah sampaikan data itu tidak seperti yang ada," katanya.

Ibnu mengaku selama menjabat presiden ACT tidak memperoleh gaji seperti yang diberitakan.

Besaran gaji yang ia terima tidak lebih dari Rp 100 juta.

Menurutnya, gaji sebesar itu cukup untuk memimpin lembaga ACT.

Sosok Ibnu Khajar sendiri merupakan bagian pengurus ACT.

Ia menduduki jabatan Presiden ACT sejak 2019.

Selama kepemimpinannya, ia telah memperbaiki manajemen ACT jauh sebelum ramainya pemberitaan sejak Januari 2022.

Baca: Sosok Ahyudin, Pendiri ACT yang Kini Tak Ada Lagi di Daftar Manajemen seusai Viral #AksiCepatTilep

Yakni adanya restrukturisasi dan penggantian Ketua Pembina ACT.

Hal ini agar dapat dilakukan perombakan.

Dikatakan Ibnu, perbaikan kondisi lembaga tidak lepas dari masukan seluruh cabang.

Dengan begitu, ACT dapat melakukan evaluasi secara mendasar.

Baca: Polri Diminta Selidiki ACT yang Diduga Gaji CEO Rp250 Juta Per Bulan hasil Selewengkan Dana Umat

"Sejak 11 Januari 2022 tercipta kesadaran kolektif untuk memperbaiki kondisi lembaga. Dengan masukan dari seluruh cabang, kami melakukan evaluasi secara mendasar," terangnya. (Tribun-Video.com/ Tribunnews.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Respons Presiden ACT Sikapi Kabar Gaji CEO-nya Rp 250 Juta Per Bulan: Sumbernya dari Mana?

# TRIBUNNEWS UPDATE # Ibnu Khajar # ACT # Aksi Cepat Tanggap (ACT) # penyelewengan

Editor: Panji Anggoro Putro
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved