Minggu, 26 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Pemerintah Tetapkan Status Darurat Wabah PMK Jelang Idul Adha, Kasus Terbanyak Ada di 5 Provinsi Ini

Sabtu, 2 Juli 2022 21:10 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Menjelang hari raya Idul Adha 1443 Hijriyah, wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak semakin meluas.

Tercatat ada lima provinsi di Tanah Air yang saat ini memiliki kasus PMK tertinggi.

Hal ini membuat pemerintah meningkatkan status keadaan darurat tertentu PMK.

Status keadaan darurat tertentu ini dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Surat Keputusan Kepala BNPB Nomor 47 Tahun 2022.

“Menetapkan: Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana tentang penetapan status keadaan tertentu darurat penyakit mulut dan kuku,” bunyi Surat Keputusan Kepala BNPB Nomor 47 Tahun 2022.

Dikutip dari laman bnpb.go.id, angka penularan PMK per Jumat (1/7/2022) pukul 12.00 WIB telah mencapai 233.370 kasus aktif.

Baca: Belum Lakukan Vaksinasi Ternak untuk Cegah PMK, Ini Alasan DPKP Kaltara

Plt Kapusdatin BNPB, Abdul Muhari mengatakan kasus tersebut tersebar di 246 wilayah kabupaten/kota di 22 provinsi.

“Jumlah kasus tersebut tersebar di 246 wilayah kabupaten/kota di 22 provinsi, menurut data dari Isikhnas Kementan,” ujar Plt Kapusdatin BNPB, Abdul Muhari, Sabtu, (2/7/2022).

Adapun lima provinsi dengan kasus tertinggi PMK yaitu Jawa Timur 133.460 kasus, Nusa Tenggara Barat 48.246 kasus.

Kemudian, Jawa Tengah 33.178 kasus, Aceh 32.330 kasus dan Jawa Barat 32.178 kasus.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan PMK, jumlah total akumulasi kasus meliputi 312.053 ekor hewan ternak yang sakit, 73.119 ekor hewan ternak dinyatakan sembuh.

Baca: Pastikan Hewan Kurban Bebas PMK, Kemenag Minta DPPP Tana Tidung Perketat Pemeriksaan Hewan

Lalu 3.839 ekor hewan ternak dipotong bersyarat dan sebanyak 1.726 ekor hewan ternak mati karena PMK.

Sebagai bentuk upaya penanganan darurat wabah PMK, pemerintah terus meningkatkan percepatan vaksinasi untuk hewan ternak.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kekebalan dan mencegah terjadinya kematian.

Adapun jumlah hewan ternak yang telah divaksin telah mencapai 169.782 ekor.

Seperti diketahui, wabah PMK ini kebanyakan menyerang hewan ternak jenis sapi.

Gejala yang paling mudah dikenali adalah keluarnya air liur berlebihan atau berbusa.

Selain itu juga terdapat luka pada kuku atau kukunya terlepas.

(Tribun-Video.com)

# hari raya Idul Adha # Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) # penyakit mulut dan kuku

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved