Terkini Daerah
Pengelola SPBU Bima Khawatir Petani & Nelayan Bakal Protes soal Regulasi Beli Solar via MyPertamina
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina
TRIBUN-VIDEO.COM - Pengelola SPBU di daerah mengkhawatirkan dampak dari regulasi baru yaitu pembelian solar yang harus melalui aplikasi MyPertamina.
Dampak tersebut berupa protes dari nelayan dan petani yang menjadi konsumen paling banyak di tingkat daerah.
Manajer SPBU Taman Ria Kota Bima, Gunawan mengaku khawatir nelayan dan petani protes ke SPBU mengenai regulasi baru tersebut.
Baca: Tak Punya Ponsel untuk Akses Aplikasi MyPertamina saat Beli BBM Subsidi, Perseroan Siapkan Cara Ini
Gunawan menilai regulasi tersebut bakal sulit dijalankan masyarakat. Terutama yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan dan petani.
"Kasihan petani dan nelayan karena yang saya tahu mereka jarang pakai handphone android. Sementara di situ aplikasi MyPertamina disimpan," ungkapnya.
Terlebih nelayan dan petani di Kota Bima, kebanyakan membeli langsung ke SPBU karena lebih murah dibandingkan beli di pengecer.
Menurut Gunawan, harus ada regulasi yang lebih khusus untuk mengatur pembelian solar oleh kalangan petani dan nelayan.
Misalnya, dengan penerbitan Peraturan Daerah (Perda) yang bisa memudahkan beberapa kalangan tertentu.
Meski demikian, Gunawan memastikan pihaknya akan tetap menjalankan regulasi baru yang sudah ditetapkan pemerintah pusat.
Baca: Uji Coba Mulai 1 Juli, Panduan Lengkap Daftar LinkAja dan Menyambungkan ke MyPertamina Secara Online
Apalagi yang berkaitan dengan pembatasan konsumen pada jenis BBM Pertalite.
Menurut dia, pembatasan konsumen pertalite sudah tepat dilakukan pemerintah pusat.
"Karena pertalite disubsidi oleh pemerintah, artinya itu hanya dibolehkan bagi masyarakat kecil. Sementara yang punya kendaraan di atas 2.000 cc itu kan rata-rata orang berada," jelasnya, Jumat (1/7/2022).
Lagi pula menurut dia, pemakaian mobil di atas 2.000 cc jarang ditemukan di Kota Bima.
Kalaupun ada hanya pejabat dan pengusaha tertentu, tidak sebanyak seperti daerah lainya.
"Beberapa aja saya lihat, itupun kebanyakan plat luar semua," pungkasnya. (*)
(TRIBUN-VIDEO.COM/TRIBUNLOMBOK.COM)
Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Penggunaan Pertalite dan Solar Dibatasi, Pengelola SPBU Khawatir Diprotes Nelayan dan Petani.
# SPBU # Bima # MyPertamina # solar
Sumber: Tribun Lombok
LIVE UPDATE
Cegah Gangguan Keamanan saat Antre BBM, Polres Rote Ndao Intensifkan Monitoring di Sejumlah SPBU
Kamis, 7 Mei 2026
LIVE UPDATE
Solar Bocor Ungkap Jual Beli BBM Subsidi Ilegal, Polres Bangkalan Ringkus 5 Tersangka Penimbunan
Kamis, 7 Mei 2026
LIVE UPDATE
Polisi Amankan Truk Modif Tangki Solar, Picu Mobil-Motor Selip Berjamaah di Jalur Nasional Bangkalan
Rabu, 6 Mei 2026
LIVE UPDATE
Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik, Warga Pekanbaru Serbu Pertalite & Solar, Antrean di SPBU Mengular
Senin, 4 Mei 2026
Tribunnews Update
Harga BBM Nonsubsidi Kembali Naik per 4 Mei 2026, Pertamina Dex Tembus Rp 27.900 per Liter
Senin, 4 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.