Rabu, 13 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Tentara Inggris Minta Pengadilan Donetsk Mengurangi Vonis Hukuman Mati jadi Penjara Seumur Hidup

Kamis, 30 Juni 2022 17:22 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pengacara dari warga negara Inggris, Shaun Pinner, mengajukan banding atas hukuman mati yang diterima kliennya.

Pengacara Pinner yang ditunjuk secara lokal meminta pengadilan untuk mengganti vonis hukuman mati dengan hukuman seumur hidup.

Dilansir oleh Tribunnews.com, pengadilan tinggi di Republik Rakyat Donetsk (DPR) membenarkan pihaknya telah menerima kasasi Pinner.

Hal tersebut diumumkan Mahkamah Agung DPR pada Rabu (29/6/2022).

Kasasi tersebut akan dikaji pengadilan dalam waktu selambat-lambatnya dua bulan.

Baca: Tentara Bayaran Asing Tak Kompeten, Tembaki Pasukan Ukraina antara Teman Sendiri

Baca: 80 Tentara Bayaran Asing Kini Terkepung di Kota Gorskoye, 41 Prajurit Ukraina Menyerah Dalam 24 Jam

Diberitakan sebelumnya, Pinner ditangkap oleh pasukan Rusia dan Donbass selama pengepungan Mariupol.

Shaun Pinner dituduh oleh DPR sebagai tentara bayaran dan mengobarkan perang ilegal melawan republik.

Pengadilan menjatuhkan hukuman mati terhadap tiga tentara asing, yakni Shaun Pinner, Aiden Aslin dan Saadoun Brahim yang berasal dari Maroko.

Ketiga tentara bayaran akan dieksekusi bulan Juni 2022.

Pemerintah Inggris mengaku terkejut dengan putusan tersebut dan berjanji akan memperjuangkan pembebasan Pinner dan Aslin.

(Tribun-Video.com/ Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tentara Bayaran Inggris Ini Minta Hukuman Matinya Dikuranggi Jadi Penjara Seumur Hidup

# Rusia # Donbass # Shaun Pinner # Republik Rakyat Donetsk (DPR)

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved