Tribunnews Update
Kapal Selam Buatan Korea Utara Serbu Selat Hormuz, Armada Andalan Iran Tak Bisa Terdeteksi Radar AS
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Iran kembali menunjukkan kekuatan militernya di kawasan Selat Hormuz.
Dalam eskalasi konflik terbaru, Angkatan Laut Iran dilaporkan dikerahkan dengan berbagai armada laut terbarunya.
Dari laporan Military Watch Magazine, Selasa (12/5/2026), Iran mengerahkan kapal selam serang ringan yang disebut berbasis desain Korea Utara ke jalur perairan strategis Selat Hormuz.
Baca: Selat Hormuz Memanas! Iran Perluas Zona Operasi hingga Kapal Perang AS Berbalik
Kapal selam itu dirancang khusus untuk operasi siluman di perairan dangkal.
Kemampuannya efektif untuk melakukan serangan mendadak dan sulit terdeteksi radar lawan di kawasan Selat Hormuz yang padat lalu lintas pelayaran.
Langkah Iran ini dinilai memperbesar risiko bentrokan militer di kawasan Teluk.
Baca: Detik-detik Kapal Perang AS Kabur Ditembaki Iran di Selat Hormuz, Teheran Perluas Zona Operasi
Kapal selam ini diperkirakan menjadi taktik perang paling mutakhir milik Teheran.
Pasalnya, Teheran bisa memperkuat potensi taktik seperti bersembunyi di dasar laut.
Pergerakan ini sekaligus sebagai perlawanan Iran atas pengerahan kapal selam diesel-elektrik kecil dari mitra AS.
Baca: Situasi Terkini di Selat Hormuz seusai Trump Tolak Proposal Terbaru Iran, Kapal-kapal Menumpuk
Seperti di antaranya Swedia dan juga Australia.
Kapal selam dengan desain Korea Utara ini mulai beroperasi pada 2007.
Kapal ini juga menjadi bagian dari kapal paling ampuh dalam armada selam Iran selain kapal kelas Kilo yang lebih besar.
Setiap kapal memiliki setidaknya tujuh awak.
Baca: Iran Geram Negosiasi dengan AS buntu, Kerahkan Kapal Perang Mini Bawa Senjata Tempur ke Selat Hormuz
Kapal-kapal tersebut dilaporkan dapat meninggalkan pelabuhan dan beralih ke status operasional dalam waktu 30 detik. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Reporter: Nila
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribun Video
Tribun Video Update
Kapal Perang Angkatan Laut Rusia Kawal Kapal Sipil di Laut Cina Timur dari Potensi Perampasan AS
3 jam lalu
Tribunnews Update
Wapres Gibran Boyong Peserta LCC SMAN 1 Pontianak ke Jakarta, Ocha Satu Pesawat dengan Selvi Ananda
3 jam lalu
Internasional
Selat Hormuz Memanas! Iran Perluas Zona Operasi hingga Kapal Perang AS Berbalik
3 jam lalu
Tribunnews Update
Anggota MPR Minta LCC Empat Pilar Kalbar Diulang Demi Keadilan, Kritik Juri Salahkan Jawaban Benar
3 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.