Selasa, 21 April 2026

Terkini Internasional

Krisis di Sri Lanka, Masyarakat Kelas Menengah Paling Terdampak

Kamis, 23 Juni 2022 14:27 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Krisis hingga kebangkrutan telah memberikan dampak mendalam bagi kelas menengah Sri Lanka, yang diperkirakan mencapai 15 persen hingga 20 persen atau seperlima dari populasi perkotaan negara itu.

Diketahui, kelas menengah di Sri Lanka mulai membengkak pada 1970-an, setelah ekonomi terbuka untuk lebih banyak perdagangan dan investasi, dan ini telah berkembang pesat sejak itu.

Sampai saat ini, keluarga kelas menengah di Sri Lanka umumnya menikmati keamanan ekonomi, sehingga mereka yang tidak pernah berpikir dua kali tentang bahan bakar atau makanan, sedang berjuang untuk mengatur makan tiga kali sehari.

Baca: Seluruh Kepala Daerah dari PDIP Diminta Fokus ke Krisis Pangan

Baca: Viral Video Detik-detik Petugas Parkir di Medan Terlindas Bus Trans Metro Deli hingga Terseret

“Mereka benar-benar tersentak tidak seperti waktu lainnya dalam tiga dekade terakhir,” ujar Bhavani Fonseka, peneliti senior di Pusat Alternatif Kebijakan di Kolombo, Ibu Kota Sri Lanka, melansir abcnews.go.com, Kamis (23/6/2022).

Menurut Fonseka, jika kelas menengah berjuang seperti ini, bayangkan saja betapa terpukulnya mereka yang berada di kelas lebih rentan.

Dirinya menilai situasi ini telah menggagalkan kemajuan selama bertahun-tahun menuju gaya hidup relatif nyaman yang dicita-citakan di seluruh Asia Selatan.

Adapun pejabat pemerintah telah diberikan libur setiap hari Jumat selama tiga bulan untuk menghemat bahan bakar dan menanam buah dan sayuran mereka sendiri.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Masyarakat Kelas Menengah Sri Lanka Paling Terkena Dampak Kebangkrutan Negaranya

# krisis # Sri Lanka # Inflasi

Editor: Bintang Nur Rahman
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #krisis   #Sri Lanka   #Inflasi   #mata uang

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved