Minggu, 31 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Update Hari ke-105 Invasi Rusia, Severodonetsk Diserang Setiap Hari hingga Ekonomi Global Terpuruk

Kamis, 9 Juni 2022 09:54 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Invasi Rusia ke Ukraina telah memasuki hari ke-105 pada Rabu (8/6/2022).

Pasukan Ukraina mengalami kesulitan untuk mencegah serangan di pusat Severodonetsk.

Bahkan akibat konflik kedua negara ini, ekonomi global mengalami keterpurukan.

Dikutip dari Kompas.com, citra satelit dari maxar Technologies mengalami kerusakan di Severodonetsk dan Rubizhne di dekatnya.

Baca: Kemungkinan Pertemuan Putin dan Zelensky, Rusia Tuding Presiden Ukraina Berubah Pikiran Tiap Hari

Meski begitu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, mengatakan dia “tidak dapat melihat prasyarat untuk mengakhiri perang”.

Kemenangan berarti memulihkan “semua” wilayah Ukraina.

Hal itu termasuk Krimea yang dianeksasi oleh Rusia pada 2014 dan wilayah yang dikuasai separatis.

“Kita harus mencapai masa sebelum pendudukan penuh dari seluruh wilayah kita,” katanya.

Perlu diketahui, pasukan Ukraina sedang mempertimbangkan untuk mundur dari Severodonetsk yang diserang 24 jam sehari oleh militer Rusia.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Regional Sergiy Gaiday.

Baca: Invasi Rusia Hari ke-104, Rusia Klaim Bebaskan Permukiman Severodonetsk dan Tahan Penduduk Kherson

"Ada kemungkinan bahwa kita harus mundur ke posisi yang lebih kokoh," katanya.

Namun dia bersumpah tidak menyerah di salah satu pusat perlawanan besar terakhir terhadap kekuasaan Rusia di wilayah Luhansk, Donbas.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan pasukannya telah "membebaskan sepenuhnya" semua daerah pemukiman, tetapi belum menguasai zona industri Severodonetsk.

Rusia mengklaim telah menembak jatuh dua pesawat MiG-29 dan sebuah helikopter Mi-8 di wilayah Mykolaiv, dan juga 11 drone tak berawak dalam 24 jam terakhir.

Sementara itu, Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) sedang memangkas perkiraan pertumbuhan global dan memprediksi lonjakan inflasi yang disebabkan perang.

Kepala ekonom OECD Laurence Boone menuturkan, dunia akan membayar harga yang mahal untuk perang Rusia melawan Ukraina.

"Dunia akan membayar harga yang mahal untuk perang Rusia melawan Ukraina," katanya.

Hal itu karena Rusia dan Ukraina adalah eksportir komoditas besar.

Akibat perang membuat harga energi dan pangan melonjak yang mana sangat menyulitkan bagi orang diseluruh dunia.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rangkuman Hari Ke-105 Serangan Rusia ke Ukraina, Severodonetsk Terancam Jadi Mariupol Berikutnya, Dunia Rasakan Dampak Perang"

Editor Video: Fatkhul Putra
Host: Dhanti Wahyu

#SEVERODONETSK #DISERANG #JAMSEHARI

Editor: Bintang Nur Rahman
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved