TRIBUNNEWS UPDATE
Viral Curhatan Gadis 21 Tahun Derita Stroke, Sebut Pemicunya Begadang dan Stres, Begini Kata Dokter
TRIBUN-VIDEO.COM - Media sosial tengah diramaikan dengan video seorang perempuan yang bercerita soal pengalamannya menderita penyakit stroke di usia muda.
Perempuan itu menyebut salah satu pemicunya adalah pola hidup yang tak sehat, seperti begadang, telat makan hingga stres.
Lantas bagaimana tanggapan dokter soal penyakit stroke yang mulai menyerang di usia muda?
Diketahui curhatan perempuan tersebut diunggah pemilik akun TikTok @olszalau pada Jumat (3/6/2022).
Saat dikonfirmasi Tribunnews.com, pengunggah bernama Olsza Dhea Laurani menceritakan kronologi singkat penyebab dirinya mengalami stroke hingga koma.
Olsza mengaku video itu dibuatnya sekitar seminggu yang lalu, namun kejadian stroke yang dialami terjadi pada Maret 2021 lalu.
Pada saat itu Olsza dirawat di ICU Rumah Sakit Telogorejo Semarang, Jawa Tengah.
"Video TikToknya dibuat semingu yang lalu, tapi cuplikan-cuplikan yang diambil itu pada saat Bulan Maret Tahun 2021. Pas Stroke habis koma di ICU Rumah Sakit Telogorejo Semarang," kata Olsza kepada Tribunnews.com, Selasa (8/6/2022).
Baca: Viral Curhatan Gadis 21 Tahun Derita Stroke, Sebut Pemicunya Begadang dan Stres, Begini Kata Dokter
Olsza mengungkapkan, saat itu ia menderita penyakit stroke atau lebih tepatnya Cerebral Venous Sinus Thrombosis (CSVT).
Tak hanya itu, Olsza juga didiagnosis menderita penyakit autoimun Systemic Lupus Erythematosus (SLE).
"Pada saat itu penyakit yang aku derita yaitu stroke, strokenya itu lebih tepatnya adalah Cerebral Venous Sinus Thrombosis (CSVT). Yang mana itu penyakit langka," katanya.
Kedua penyakit tersebut menyerang Olsza secara bersamaan, hingga akhirnya menjadi penyakit yang langka.
"Dan disertai juga penyakit autoimun Systemic Lupus Erythematosus (SLE). Kedua penyakit itu terjadi bersamaan dan menjadi penyakit yang langka," terang gadis asal Pemalang ini.
Kondisi itu bahkan membuat dirinya mengalami koma selama empat hari.
"Komanya waktu itu empat hari," imbuhnya.
Olsza menjelaskan bahwa pemicu utama penyakit yang dideritanya itu berasal dari pola hidup yang tak sehat.
Di antaranya kebiasaan begadang, telat makan, hingga stress.
"Yang menyebabkan mungkin pertama pemicunya karena kebiasaan hidup yang kurang baik. Kaya makannya suka telat, aku dulu suka begadang," katanya.
Ia mengaku memang sering melakukan aktivitas di malam hari, seperti mengerjakan tugas, edit video dan lain-lain.
Olsza yang saat itu sedang berkuliah di Fakultas Kedokteran merasa bahwa dirinya lebih produktif dan fokus mengerjakan sesuatu di malam hari.
"Tiap malem itu ada main game, ada ngedit video, ngerjain tugas, karena waktu itu aku kuliah di Fakultas Kedokteran," terang Olsza.
Hingga akhirnya kebiasaan begadang itu membuat irama sirkadian tubuh Olsza menjadi berantakan.
"Kemudian begadang itu menyebabkan irama sirkadian tubuh kita menjadi berantakan, yang akhirnya metabolisme tubuhnya tidak bagus kemudian bisa memicu terjadinya stroke," katanya.
Baca: Nasib Pengunjung Ditarik Orang Utan Viral Berawal dari Bikin Konten, Kini Sampaikan Permintaan Maaf
Gejala awal yang dialamu Olsza awalnya penyumbatan pembuluh darah, namun lama kelamaan didiagnosa stroke.
"Awalnya itu karena terjadi penyumbatan di pembulu darah. Dan itu juga dibarengi dengan stress juga mungkin ya," pungkasnya.
Terkait hal ini, ahli gizi komunitas dr Tan Shot Yen memberikan penjelasan.
Dokter Tan membenarkan bahwa sebagian besar penyakit stroke disebabkan buruknya gaya hidup dan pola makan.
"Jadi ini adalah suatu penyakit pembuluh darah, yang terkena pada pembuluh darah otak pada umumnya," papar dr Tan dikutip TribunHealth.com.
Kurangnya berolahraga, hingga makan makanan yang kurang serat dan antioksidan adalah faktor yang paling sering ditemui.
"Makanan kita itu tidak lagi padat gizi, tetapi padat kalori" tandas dr Tan. Ini yang ngeri nih," lanjutnya.
"Kita juga miskin olahraga. Udah, itu adalah suatu predisposisi menuju stroke yang nomor satu," tandasnya sekali lagi.
Sementara faktor yang kedua adalah aneurisma, kondisi di mana pembuluh darah yang berada di otak lebih mudah pecah.
"Kalau stroke yang berdarah itu terjadi ketika pembuluh darah di otak itu pecah."
Oleh karena itu, stroke bisa menyerang siapa saja, termasuk anak muda.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Viral Kisah Gadis Alami Stroke hingga Koma, Sebut Begadang dan Pola Hidup Tak Sehat Jadi Pemicu
# Rumah Sakit Telogorejo # Semarang # dr Tan Shot Yen # penyakit stroke
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribunnews.com
LIVE UPDATE
Menko Pangan Zulhas Minta SMK Aktif Tingkatkan Produktivitas Pertanian Lewat Teknologi
18 jam lalu
Tribunnews Update
Kronologi Truk Muatan Triplek Terguling di Tanjakan Silayur Semarang, Diduga Tak Kuat Menanjak
2 hari lalu
LIVE UPDATE
Hari Pertama Penutupan Jalan Gombel Lama Semarang, Gombel Baru Kini Dua Arah
4 hari lalu
LIVE UPDATE
Kondisi PSIS setelah Coach Alfredo Vera dan Andri Ramawi Mundur, Asisten Anang Dwita Jadi Karteker
Kamis, 16 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.