TRIBUNNEWS UPDATE
Sadar Akan Kalah dari Rusia, Ukraina Dikabarkan Ledakkan Jembatan Cegah Tentaranya Kabur
TRIBUN-VIDEO.COM - Masifnya serangan Rusia ke Ukraina dilaporkan membuat tentara Ukraina mulai melemah dan menyadari akan kalah.
Pasukan Ukraina ini juga dilaporkan dengan sengaja meledakkan jembatan di Donetsk, untuk menghindari tentara Ukraina kabur dari wilayahnya.
Dilaporkan oleh Juru Bicara Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov, pada Senin (6/6/2022) lalu, pasukan penghalang Ukraina meledakkan satu jembatan jalan di kota Svaytogorsk di bagian utara Republik Rakyat Donetsk (DPR).
“Pada Senin (6/6/2022), pasukan penghalang Ukraina meledakkan satu jembatan jalan di kota Svaytogorsk di bagian utara Republik Rakyat Donetsk (DPR),” papar juru bicara Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov dalam jumpa pers, dilansir RT.com.
Baca: Mengenal Kecanggihan Sistem Roket M142 HIMARS, Senjata Pemberian Amerika Serikat untuk Ukraina
Tindakan ini membuat unit militer Ukraina sisa batalyon Brigade Serangan Lintas Udara ke-95 dan Brigade Lintas Udara Terpisah ke-81 terperangkap di dalam kota.
Konashenkov juga melaporkan bahwa banyak pasukan yang meninggalkan peralatan militer dan persenjataan mereka.
Dikabarkan bahwa peledakan jembatan ini dilakukan agar pasukan Ukraina tidak kabur dari negaranya.
“Terputus dari pasukan utama dan jalur pasokan karena penghancuran jembatan, (pasukan) meninggalkan peralatan militer dan persenjataan mereka yang berserakan di sepanjang tepi sungai Seversky Donets,” ungkap Konashenkov.
Baca: Rusia Muat Rudal ke Kapal Selam di Laut Hitam seusai Mendapatkan Ancaman dari Amerika Serikat
Dalam catatan, ada setidaknya 80 prajurit Ukraina yang nekat menyeberangi sungai dan berenang.
Rusia pun tidak mengambil tindakan terukur dengan menembaki mereka.
Konashenkov mengatakan bahwa mundurnya pasukan Ukraina ini adlaha bentuk menyelamatkan hidup yang tidak aman di negaranya.
“Kami meminta semua personel militer dan anggota unit pertahanan teritorial Ukraina untuk mengikuti contoh ini dan menghentikan perlawanan tanpa berpikir untuk menyelamatkan nyawa mereka,” ungkap pejabat itu.
Ukraina, sejauh ini, tidak memberikan komentar apa pun tentang diklaim militer Rusia.
(Tribun-Video.com)
# Igor Konashenkov # Ukraina # Rusia
Reporter: Nila
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Konflik AS-Iran: AS Minta Bantuan Dunia Desak Iran Buka Hormuz, Rusia Peringatkan Trump
9 jam lalu
Konflik Timur Tengah
Bahas Perang Ukraina & Iran, Putin & Trump Teleponan 90 Menit hingga Peringatkan Bahaya Serangan AS
9 jam lalu
Konflik Timur Tengah
Trump Blak-blakan Ukraina Kalah Perang! Presiden AS Ungkap Misi Khusus dengan Putin soal Nuklir Iran
10 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
AS Tolak Proposal Teheran, Putin Peringatkan Trump soal Konsekuensi Jika Kembali Serang Iran
10 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.