Liputan Khusus
Misteri Gedung Bekas Pabrik Obat di Solok yang Terbengkalai, Konon Ada Sosok Berpakain Putih
TRIBUN-VIDEO.COM - SOLOK, Sudah tiga dasawarsa lebih sebuah pabrik obat di jalan utama Kota Padang - Solok tiada lagi dihuni oleh sang empunya. Bangunan pabrik ini sudah terbengkalai, meski tampak masih tegak dan kokoh di pinggir jalan Batang Barus Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat.
Berjarak sekitar 30 Kilometer dari Kota Padang, gedung berlantai dua ini banyak mengundang tanya bagi masyarakat, termasuk pengendara lintas Sumatera yang tentu tidak asing dengan gedung bercorak dasar berwarna putih ini.
Acap kali di setiap sore hingga malam dan dini hari di kawasan ini diselimuti kabut, karena memang lokasinya berada di ketinggian dan berada dekat hutan. Hal itu semakin membuat dinginnya suasana di sana.
Bangunan bekas pabrik obat ini punya corak Minangkabau, karena atap pada gedung utama berbentuk gonjong. Namun, bangunan ini tampak sudah tak terawat, rerumputan menjulang sekeliling gedung, beberapa bagian atap tampak sudah menganga, begitu juga plafon yang rubuh di beberapa titik.
Di sisi luar gedung juga dikelilingi pagar besi yang sudah berkarat dengan tinggi sekira dua meter. Sementara di sisi kiri ada pos penjagaan beratap gonjong yang sesekali di tempati oleh penjaga gedung.
Cerita serta pengalaman mistis berseliweran, begitu juga rasa penasaran yang dirasai masyarakat. Ada yang menuturkan pengalaman mistis, dan ada juga yang belum tahu persis tentang fakta yang sebenarnya mengenai gedung ini.
Diketahui dari masyarakat setempat, gedung ini dulunya milik PT Ripha, berdiri sekira tahun 1989 dan hanya bertahan selama beberapa bulan saja.
Baca: Deretan Fakta Misteri Hilangnya Dokter Faisal, Ditemukan dengan Perempuan, Istrinya Mengurung Diri
Sumber lain menyebutkan, bahwa Ripha merupakan singkatan dari Rosba Industri Pharmacy. Sedangkan Rosba juga singkatan dari Rumah Obat Sumatera Barat.
Lalu, karena ada kendala perizinan lingkungan, bangunannya tak ditempati lagi sebagai pabrik pengolahan obat oleh perusahaan tersebut.
Bertahun-tahun bangunan ini dibiarkan begitu saja. Meski kabarnya sudah ada yang mengambil alih saham atas bangunan serta lahan seluas lebih kurang lima hektar tersebut.
Pantauan TribunPadang.com, kawasan bekas pabrik obat ini terdiri dari beberapa bagian, di antaranya gedung besar berlantai dua, lantai puluhan meter bekas bangunan sebelumnya, sebuah musala, dan beberapa petak rumah yang dulu dijadikan sebagai tempat tinggal karyawan pabrik.
Baca: Dibawa Sosok Misterius, 3 Bocah yang Hilang Tiba-tiba Ditemukan di Pantai Pulau Merah Banyuwangi
Di beberapa bagian di dalam gedung pabrik juga tampak sudah menjadi sarang walet, karena gelap dan jarang disinari matahari.
Selain itu, gedung utama pabrik ini juga terbagi dalam beberapa ruangan khusus, misalnya ruangan bidang kualitas kontrol, ruangan apoteker, ruangan pencucian, ruangan instrumen, ruangan pencucian, dan ruangan direktur.
Di sejumlah ruangan ini ada meja panjang, di atas meja banyak obat-obatan yang ada di dalam botol berbagai ukuran, maupun juga terbungkus kotak. Namun semuanya tampak penuh debu.
Kemudian, ruangan depan gedung utama juga tampak berserakan. Ada beberapa kursi besi di dalam ruangan ini. Selain itu, juga ditemukan selembar kertas koran yang sudah layu. Dalam keterangan waktu di majalah tersebut bahwasanya koran tersebut terbitan 23 Maret 1990.
(*)
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribun Padang
Terkini Nasional
Momen RI-1 Pidato di Depan Uang Rp11,4 Triliun, Hasil Sitaan Satgas PKH Sikat Mafia Hutan
1 hari lalu
Local Experience
Keris Kiai Nogo Siluman Milik Diponegoro yang Penuh Misteri dan Pernah Dipakai Bertempur di Medan
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Suasana Gedung DPR hingga Kementerian saat Hari Pertama WFH ASN, Terpantau Lengang dan Sepi
1 hari lalu
Berita Terkini
Gedung Putih Ungkap Trump Tolak Syarat Iran dan Buang Proposal Awal ke Tempat Sampah
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.