Berita Terkini
Mayoritas Warga AS Tuntut Donald Trump Dimakzulkan Akibat Perang Iran
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Mayoritas warga Amerika Serikat (AS) menginginkan Kongres untuk memakzulkan Presiden Donald Trump sesegera mungkin.
Hal tersebut berdasarkan survei terbaru terhadap 790 responden yang dilakukan oleh Presiden Free Speech for People, John Bonifaz, bekerja sama dengan firma jajak pendapat Celinda Lake.
Berdasarkan hasil survei yang dilaporkan Newsweek, sebanyak 52 persen pemilih terdaftar mendukung pemakzulan Trump, sementara 40 persen lainnya menolak. Dukungan pemakzulan ini bahkan mencakup sekira satu dari tujuh responden dari pemilih Partai Republik.
Baca: Respons Gibran soal Usul JK Naikkan BBM: Mohon Maaf Tidak Sejalan dengan Arahan Presiden Prabowo
John Bonifaz menyebut hasil survei ini sebagai sesuatu yang tidak biasa karena belum pernah terjadi di awal masa pemerintahan seorang presiden. Seruan pemakzulan ini meningkat pesat sejak pecahnya perang dengan Iran.
Donald Trump dinilai memperkeruh situasi dengan pernyataan yang berubah-ubah. Anggota Kongres dari Partai Demokrat, John Larson, bahkan menyebut Trump sudah gila dan memiliki kondisi mental yang tidak stabil.
Menyusul aksi militer terhadap Iran yang memicu kecaman luas, John Larson mengajukan 13 pasal pemakzulan untuk melengserkan Donald Trump dari jabatannya sebagai orang nomor satu di Amerika Serikat.
(Tribun-Video.com/Newsweek.com)
Video Production: Muhammad Arief Prasetyo
Sumber: Sumber Lain
Konflik Timur Tengah
Negosiasi 21 Jam Berakhir Nihil, Iran Mengadu ke Putin, Sebut AS Terlalu Paksakan Kehendak
2 hari lalu
Konflik Timur Tengah
Strategi Negosiasi Iran Dianggap Cemerlang, Kanselir Jerman: AS Dipermalukan Teheran
2 hari lalu
Konflik Timur Tengah
Sebut Iran Terampil dalam Strategi Negosiasi, Kanselir Jerman: AS Dipermalukan Teheran
2 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Putin Kutuk Penembakan di Acara Jamuan Makan Malam Trump: Membahayakan Nyawa Kepala Negara
2 hari lalu
Berita Terkini
Rusia Puji Ketangguhan Iran, Sebut Teheran Bisa Kalahkan AS Meski Digempur Habis-habisan
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.