Selasa, 14 April 2026

Terkini Daerah

Keluarga Ikut Mencari, Begini Asal Muasal Dua Korban Berada di Speedboat yang Mengalami Tabrakan

Selasa, 17 Mei 2022 20:56 WIB
Tribun Kaltara

Laporan Wartawan TribunKaltara, Andi Pausiah

TRIBUN-VIDEO.COM, TARAKAN – Sejumlah keluarga ikut mencari dua korban kecelakaan speedboat yang terjadi pada Senin (16/5/2022) malam tadi.

Sampai memasuki hari kedua pencarian dua korban yakni Rapik dan Fahri, hampir seluruh keluarga ikut terjun mencari keduanya tak terkecuali orangtua korban bersama sang paman bersama Tim SAR Tarakan dan personel Sat Polairud Polres Tarakan.

Ada juga yang ikut menunggu di Pelabuhan Tengkayu Satu Kota Tarakan dan keluarga yang menunggu kabar di kediamannya Jalan Aki Balak.

Dikatakan Mama Luku, salah seorang tante dari korban ikut menunggu di lokasi Pelabuhan Tengkayu Satu siang tadi, setelah pihak keluarga menerima informasi semua langsung turun mencari keduanya di Pelabuhan Tengkayu Satu Kota Tarakan.

Baca: Inilah Sosok Dubes RI yang Pastikan Ustaz Abdul Somad Tak Dideportasi dari Singapura

“Banyak semalam ikut mencari. Sudah jalan ke laut hari ini dan mulai tadi malam dicari,” urainya.

Sebenarnya, keduanya (korban beranama Rafik dan Fahri) baru saja pulang dari lokasi pertambakan dan hendak balik ke Tarakan.

“Om-nya menyambang dia ikut. Mereka berdua bersepupu. Yang satunya ikut tempat pamannya setelah dari tambak,” urai Mama Luku menceritakan awal mula keduanya akhirnya bisa berada dalam speedboat yang mengalami kecelakaan naas itu.

Kemudian lanjutnya, Rapik berusia 15 tahun dan duduk di bangku SMP, sementara Fahri masih berusia 12 tahun atau masih duduk di bangku kelas enam SD.

“Ibunya mereka bersaudara berdua. Tinggalnya di Jalan Aki Balak dekatan di sana. Bapaknya ikut semua mencari di laut ini,” ungkapnya.

Pencarian tadi malam lanjutnya, sempat terkendala kondisi gelombang yang cukup tinggi dan cuaca tidak mendukung akhirnya pencarian dilanjutkan hari ini.

Baca: Sosok Wanita di Cianjur yang Diusir Warga karena Punya 2 Suami, 5 Bulan Selingkuh Baru Ketahuan

Ia membenarkan keduanya saat menumpang di speedboat berkapasitas 40 PK bertabrakan dengan speedboat Sadewa.

“Mereka di speedboat 40 PK, mereka tiga orang, yang satunya pamannya ada sekarang di rumah sakit yang jadi motoris, posisi dia dari tambak sudah mau sampai ke Beringin,” ujarnya berdasarkan informasi dari orangtua korban.

Adapun lanjutnya, kondisi terkini sang paman yang dinyatakan selamat masih dirawat dan masih proses pemulihan.

“Informasinya masih sakit dadanya kadang juga pingsan dia. Sudah siuman pingsan lagi. Dia memang kerja menyambang, beli kepiting,” ujarnya.

Adapun salah satu dari kedua korban memang kerap ikut sang paman pergi menyambang ke tambak.

“Yang satunya ini baru pertama dia mau keluar dari tambak ikutlah speedboat pamannya dari panen. Sebelumnya ikut bapaknya pergi panen di tambak,” pungkasnya. (*)

# tabrakan speedboat # Tarakan # Kantor SAR Tarakan # Polres Tarakan

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribun Kaltara

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved