WIKI UPDATE
Menlu Turki Tuding Sekutu NATO Ingin Perang di Ukraina Terus Berlanjut & Melemahkan Rusia
TRIBUN-VIDEO.COM - Selama invasi Rusia ke Ukraina, Turki menjadi tempat perundingan damai dan memainkan peran unik dalam konflik tersebut.
Meski sebagai anggota NATO, Turki tetap memiliki hubungan baik dengan Rusia.
Namun, akhir-akhir ini Turki menuduh sekutu NATO menginginkan perang berkelanjutan di Ukraina.
Dikutip dari Kompas.com, selain itu, beberapa sekutu NATO juga dituduh ingin membuat Rusia menjadi lemah.
Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Rabu (20/4/2022).
Baca: Pimpinan Separatis Pro Rusia Mendukung Zaporizhzhia untuk Pisahkan Diri dari Ukraina
"Ada negara-negara di dalam NATO yang ingin perang berlanjut," katanya.
"Mereka ingin Rusia menjadi lebih lemah," tambahnya.
Pembicaraan antara Ukraina dan Rusia tampaknya terhenti setelah pertemuan tatap muka terakhir di Istanbul bulan lalu.
Mereka telah dijadwalkan untuk melanjutkan pembicaraan secara online.
Dia tidak menyebut negara mana pun secara langsung.
Baca: 80 Persen Wilayah Luhansk Telah Dikuasi oleh Pasukan Rusia
Sementara itu, Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Ukraina "menarik diri dari apa yang telah menjadi kesepakatan".
Turki memasok Ukraina dengan pesawat tak berawak, tetapi menghindar untuk menjatuhkan sanksi terhadap Rusia seperti yang dilakukan sekutu Barat.
Ankara menikmati hubungan baik dengan Kyiv dan Moskwa.
Seperti diketahui, Turki telah berupaya menjadi penengah untuk mengakhiri konflik, dan menawarkan menjadi tuan rumah pertemuan puncak para pemimpin.
Turki telah dua kali menjadi tuan rumah negosiasi langsung antara kedua belah pihak.
(Tribun-Video.com/Kompas.com)
# NATO # Rusia # Ukraina # Turki # perang
Baca berita lainnya terkait Rusia
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Turki: Ada Sekutu NATO yang Ingin Perang di Ukraina Lebih Lama untuk Melemahkan Rusia
Mancanegara
Peran China di Balik Kesepakatan Gencatan Senjata AS-Iran, Berupaya Mencapai Pengakhiran Perang
6 hari lalu
Tribunnews Update
Wacana Trump Berlakukan Sanksi 50 Persen bagi Negara Pemasok Senjata Iran Selama Gencatan Senjata
6 hari lalu
Mancanegara
Israel Terancam Lumpuh! Rusia Bocorkan Data Rahasia Israel Kepada Iran untuk Serangan lanjutan
6 hari lalu
Tribunnews Update
Netanyahu Dihujat Oposisi seusai Dukung Gencatan Senjata AS-Iran, Dinilai Bakal Buat Bencana Politik
6 hari lalu
Tribunnews Update
Kata Bahlil Soal 2 Kapal Indonesia Masih Tertahan di Selat Hormuz, Harap Jeda Konflik Jadi Solusi
7 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.