Kamis, 9 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Dirjen Kemendag Ikut Jadi Tersangka Kasus Mafia Migor, Jokowi: Saya Minta Diusut Tuntas

Rabu, 20 April 2022 15:53 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Kejaksaan Agung dapat mengusut tuntas kasus mafia minyak goreng.

Hal ini menyusul penetapan empat tersangka yang dilakukan oleh Kejagung.

Dari empat tersangka tersebut, satu di antaranya adalah seorang dirjen di Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Permintaan Presiden Jokowi ini disampaikan seusai meninjau Pasar Bangkal Baru, Sumenep, Madura pada Rabu (20/4).

Dikutip dari Tribunnews.com, presiden meminta agar kasus ini bisa diusut tuntas.

Menurut Jokowi, dengan pengusutan tersebut maka akan membuka dalang di balik polemik minyak goreng saat ini.

"Kemarin dari Kejaksaan Agung sudah menetapkan empat tersangka urusan minyak goreng ini dan saya minta diusut tuntas," ujar Presiden di Pasar Bangkal Baru, Sumenep, Jawa Timur, Rabu, (20/4/2022).

Jokowi mengatakan, saat ini minyak goreng masih menjadi persoalan meski pemerintah sudah meluncurkan subsidi BLT minyak goreng.

Baca: Sosok 3 Elite Swasta Tersangka Kasus Mafia Minyak Goreng, dari Senior Manager hingga Komisaris

Ia pun berharap agar harga minyak goreng yang saat ini sedang tinggi dapat mendekati normal.

"Kita ingin harganya yang lebih mendekati normal. Jadi memang harganya tinggi, karena apa? Harga di luar, harga internasional itu tinggi banget, sehingga kecenderungan produsen itu inginnya ekspor, memang harganya tinggi di luar," katanya.

Lebih lanjut Presiden Jokowi berujar bahwa pemerintah sudah melakukan beragam upaya untuk mengatasi persoalan ini.

Seperti penetapan harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng curah dan subsidi ke produsen.

Namun Jokowi menilai bahwa hal ini belum efektif berjalan.

Diberitakan sebelumnya, Kejagung mengumumkan empat tersangka yang terdiri dari internal Kemendag dan tiga pihak swasta.

Pihak internal Kemendag yang jadi tersangka adalah Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Indrasari Wisnu Wardhana.

Sedangkan tiga tersangka lain yakni, Senior Manager Corporate Affairs PT Permata Hijau Group Stanley MA, General Manager PT Musim Mas Togar Sitanggang, dan Komisaris Wilmar Nabati Indonesia Parlindungan Tumanggor.

Baca: Akibat Demo di Libya hingga Perang Rusia, Harga Minyak Dunia Naik Capai 108,65 Dollar AS per Barrel

Para tersangka melakukan pemufakatan antara pemohon dan pemberi izin penerbitan ekspor.

Disebutkan bahwa pemberi izin ekspor meloloskan perusahaan yang tidak memenuhi syarat.

(Tribun-Video.com)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Presiden Jokowi Minta Usut Tuntas Kasus Minyak Goreng

# Presiden Jokowi # mafia minyak goreng # Presiden Joko Widodo

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved