Sabtu, 11 April 2026

REHAT

Akibat Demo di Libya hingga Perang Rusia, Harga Minyak Dunia Naik Capai 108,65 Dollar AS per Barrel

Rabu, 20 April 2022 13:48 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Saat ini harga minyak mentah dunia terpantau melanjutkan tren penguatan pada akhir perdagangan hari ini.

Hal ini terjadi akibat aksi unjuk rasa di Libya yang semakin menambah tekanan pada pasokan minyak global yang sudah mengetat.

Selain itu, sanksi energi dari negara-negara Barat terhadap Rusia karena invasi yang dilakukan ke Ukraina juga mengakibatkan harga minyak dunia naik.

Baca: Menteri ESDM Berikan Isyarat Kenaikan Sejumlah Komoditas Energi, Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia

Dikutip dari Kompas.com, terpantau saat ini harga minyak mentah dunia melanjutkan tren penguatan pada akhir perdagangan Selasa (19/4/2022).

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 1,24 dollar AS ke level 112,94 dollar AS per barrel.

Pada awal sesi perdagangan, bahkan sempat naik ke 113,80 per barrel, menjadi level tertinggi sejak 30 Maret 2022.

Baca: Harga Minyak Dunia Masih Tinggi, Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman selama Ramadan

Begitu pula dengan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 85 sen dollar AS ke level 107,80 dollar AS per barrel.

Pada sesi perdagangan, sempat mencapai level 108,65 dollar AS per barrel yang juga menjadi tertinggi sejak 30 Maret 2022.

Diketahui, harga minyak mentah dunia tersebut naik akibat aksi unjuk rasa di Libya yang semakin menambah tekanan pada pasokan minyak global yang sudah mengetat.

Selain itu, sanksi energi dari negara-negara Barat terhadap Rusia karena invasi yang dilakukan ke Ukraina juga mengakibatkan harga minyak dunia naik.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Harga Minyak Dunia Naik, Masih di Atas 100 Dollar AS Per Barrel, Dipicu Aksi Unjuk Rasa di Libya"

# rehat # minyak dunia # harga minyak dunia # BBM Langka # Libya # Konflik Rusia Vs Ukraina

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Reporter: Feba Fadhiliana
Video Production: Ananda Bayu Sidarta
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved