Selasa, 28 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Serukan Tentara Ukraina untuk Menyerah jika Masih Ingin Hidup

Rabu, 20 April 2022 08:24 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia berikan ultimatum pada tentara Ukraina dan pejuang asing untuk menyerah dan meletakkan senjata.

Rusia pada Selasa (19/4/2022), mendesak pasukan Ukraina dan pejuang asing yang bersembunyi di pabrik metalurgi Azovstal di Kota Mariupol, Ukraina timur, untuk meletakkan senjata jika masih ingin hidup.

Rusia memberi batas waktu hingga Selasa tengah hari waktu Moskwa.

Mariupol yang telah dikepung oleh pasukan Rusia selama berminggu-minggu telah menyaksikan pertempuran paling sengit dan kehancuran paling komprehensif sejak Rusia mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari.

Pihak berwenang Ukraina mengatakan pada Senin (18/4/2022), bahwa tidak kurang dari 1.000 warga sipil tengah bersembunyi di tempat perlindungan bawah tanah di bawah pabrik Azovstal yang luas.

Baca: Rusia Tuding Ukraina Berencana Bantai Warga Sipil Odessa, Lalu Salahkan Kremlin atas Pembunuhan Itu

Mereka menyampaikan bahwa Rusia telah menjatuhkan bom berat ke pabrik yang dikuasai Ukraina di kota yang terkepung itu.

Kementerian Pertahanan Rusia pada Selasa mengeluarkan pernyataan yang menyerukan pasukan Ukraina dan pejuang asing di dalam pabrik untuk menyerah.

"Semua yang meletakkan senjata dijamin akan tetap hidup," kata Kementerian Pertahanan Rusia, dilansir dari Reuters.

Kementerian meminta pasukan Ukraina untuk mundur dari pabrik baja antara pukul 14.00 dan 16.00 waktu Moskwa (18.00 WIB dan 20.00 WIB) tanpa kecuali, tanpa senjata, dan tanpa amunisi.

Peringatan Kementerian Pertahanan Rusia ini diketahui datang setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Senin malam mengumumkan dimulainya serangan baru oleh Moskwa, yang difokuskan di timur negara bekas Soviet itu.

"Kami sekali lagi meminta pihak berwenang Kyiv untuk menunjukkan alasan dan memberikan perintah yang sesuai kepada para pejuang untuk menghentikan perlawanan mereka yang tidak masuk akal," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP.

"Tapi, memahami bahwa mereka tidak akan mendapatkan instruksi dan perintah seperti itu dari otoritas Kyiv, kami meminta (para pejuang) untuk secara sukarela mengambil keputusan ini dan meletakkan senjata mereka," tambah Kementerian Pertahanan Rusia.

Baca: Berminggu-minggu Dikepung Rusia, Kota Mariupol Makin Kritis, Komandan Ukarina Serukan Evakuasi

Pernyataan itu tidak menyebutkan secara langsung serangan darat baru di Ukraina timur.

Tetapi, memperingatkan bahwa Moskwa memiliki bukti real-time tentang kejahatan baru yang mengerikan yang sedang dipersiapkan oleh rezim Kyiv.

Kementerian Pertahanan Rusia menambahkan bahwa pejuang Ukraina yang melawan pasukan Rusia yang maju di pelabuhan Mariupol Laut Azov berada dalam "situasi bencana".

"Angkatan bersenjata Rusia sekali lagi menawarkan batalyon nasionalis dan tentara bayaran asing kesempatan untuk menghentikan semua aktivitas militer dan meletakkan senjata, mulai siang hari," ungkap Kementerian Perhatanan Rusia.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rusia Ultimatum Tentara Ukraina di Mariupol untuk Menyerah Jika Masih Ingin Hidup

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Rusia   #Tentara Ukraina   #Menyerah

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved