Minggu, 26 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Kepala Chechnya Klaim 1.000 Marinir Ukraina Menyerah di Mariupol, Desak Sisa Pasukan Sembunyi

Rabu, 13 April 2022 16:53 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Chechnya, Ramzan Kadyrov mengatakan, lebih dari seribu marinir Ukraina di Mariupol menyerahkan diri.

Dia mencatat bahwa ratusan orang yang terluka termasuk di antara mereka yang telah menyerah.

Hal tersebut dikatakannya melalui unggahan Telegramnya pada Rabu (13/42/2022) seperti diberitakan oleh kantor berita Rusia, RIA.

Dia mencatat bahwa sekitar dua ratus lebih tentara yang terluka dari Angkatan Bersenjata Ukraina.

Mereka kini berada di pabrik baja Azovstal.

Kadyrov menekankan bahwa akan lebih baik bagi mereka untuk mengakhiri konfrontasi dan kembali ke rumah.

Baca: Putin Sebut Pembicaraan Damai Rusia dan Ukraina Temui Jalan Buntu Seusai Beberapa Kali Perundingan

Kepala Chechnya itu bahkan menyuruh sisa pasukan marinir Ukraina itu untuk bersembunyi di ruang bawah tanah dan terowongan pabrik.

Meski ia mengklaim akan memperlakukan mereka sebagai tahanan layaknya manusia.

Kadyrov mengatakan, kelompok militer Ukraina terpecah-belah.

Para prajurit Angkatan Bersenjata Ukraina, dikatakannya tidak tahu harus berbuat apa.

Kini hanya tersisa kelompok-kelompok kecil yang beroperasi secara terpisah.

Kadyrov menilai, mereka terlalu takut untuk menyerah kepada Rusia.

Baca: Video Iklan Ukraina ala ISIS yang Habisi Tentara Rusia Beredar, Rusia Geram dan Langsung Bereaksi

"Hanya kelompok-kelompok kecil yang terpisah yang beroperasi, yang karena alasan tertentu takut untuk keluar dengan bendera putih kepada pasukan Rusia," tulisnya, Rabu.

Meski demikian, Ramzan Kadyrov tidak menyertakan detail kejadian serta bukti foto maupun video.

Pada 7 Maret 2022, Alexander Semyonov, wakil komandan batalyon Vostok DPR, mengatakan bahwa Mariupol dikepung, dan pembersihan distrik kota telah dimulai.

Di antara unit Ukraina lainnya, perlawanan ditawarkan oleh resimen nasionalis Azov.

Kekuatan utama kaum nasionalis terkonsentrasi di perusahaan Azovstal, yang diduga jadi markas 3.500 militan.(tribun-video.com)

Artikel ini telah tayang di RIA dengan judul "В Мариуполе сдались в плен более тысячи украинских морпехов, заявил Кадыров"

# Ramzan Kadyrov # Ukraina # Mariupol

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: sara dita
Video Production: Sigit Setiawan
Sumber: Tribun Video

Tags
   #Ramzan Kadyrov   #Ukraina   #Mariupol

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved