TRIBUNNEWS UPDATE
Video Iklan Ukraina ala ISIS yang Habisi Tentara Rusia Beredar, Rusia Geram dan Langsung Bereaksi
TRIBUN-VIDEO.COM - Komite investigasi Rusia menyelidiki video propaganda yang dibuat Ukraina.
Video yang disebut ala ISIS tersebut menampilkan potret seorang wanita yang membantai seorang pria yang dinarasikan sebagai tentara Rusia.
Iklan itu diperankan oleh seorang aktris muda Ukraina.
Baca: Tentara Chechnya Tantang Ukraina Perang Terbuka, Sengaja Bagikan Lokasi Lewat Titik Koordinat
Dikutip dari Rt.com, Komite Investigasi Rusia mendapati bahwa video tersebut adalah bentuk seruan kekerasan pada tentara Rusia.
Iklan tersebut tampak seperti gaya khas yang menyerupai video propaganda ISIS yang menampilka eksekusi tentara.
Dalam narasinya, aktris wanita itu membawa senjata dan meminta pria berseragam menyerupai tentara Rusia untuk berlutut di sisinya.
Aktris tersebut juga menuduh pria tersebut membunuh banyak warga Ukraina.
“Sesuatu yang mengerikan membangunkan negara yang cinta damai dan penghasil biji-bijian. Sesuatu yang telah terbengkalai selama berabad-abad di perut bank Dneper. Dewa Ukraina purba dan antik. Dan sekarang kita menuai panen berdarah. Kematian menanti kalian semua,” aktris itu.
Baca: Pemerintahan AS, Joe Biden Akan Kirim Senjata Ke Ukraina Senilai Rp 10,7 Triliun
Wanita dalam iklan itu juga bersumpah akan membalas dendam untuk penyerangan di Bucha serta kota-kota lain di Ukraina.
Wanita yang muncul dalam video tersebut adalah Andrianna Kurilets.
Ia adalah seorang aktris profesiional kecil yang ada di wilayah Lvov Ukraina Barat.
"Seruan untuk kekerasan terhadap perwira Angkatan Bersenjata Rusia," kata komite itu dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.
“Dalam iklan tersebut, Kurilets menyuarakan pernyataan ekstremis dan menggorok leher seorang pria dengan sabit sambil tersenyum. Video ini telah beredar di jejaring sosial dan berisi ujaran kebencian yang eksplisit, serta ancaman,” tambahnya.
Dalam pernyataannya, Moskos juga menyebut bahwa video iklan tersebut bentuk propaganda yang ganas.
Baca: Penampakan Sekutu Utama Vladimir Putin yang Ditangkap Ukraina, Wajah Acak-acakan & Tangan Terborgol
Pasalnya Moskow sendiri merasa tidak pernah terlibat dalam pemunuhan di wilayah Bucha. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Reporter: Nila
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Konflik Iran-AS: Negosiasi Damai Gagal Tercapai, Trump Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Hasil Negosiasi AS dan Iran: Kesepakatan Damai Tak Berlangsung Gegara Syarat yang Diajukan
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Wamenkes Dante Ungkap Alasan Nakes Tak Bisa Ikut WFH: Layanan Kesehatan Diperlukan untuk Publik
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Murka Trump Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz saat Negosiasi Damai, Ancam Beri Tindakan Tegas
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
AS Sebut Negosiasi Damai dengan Iran Gagal usai Berlangsung 21 Jam, Iran Beri Pernyataan Berbeda
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.