Jumat, 24 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Pembicaraan Damai Berakhir Buntu, Putin Bersumpah Kemenangan Akan Berpihak pada Dirinya

Rabu, 13 April 2022 16:24 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Buntut pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina telah menemui jalan buntu.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin dalam komentar publik pertamanya pada Selasa (12/4/2022) lalu.

Bahkan, Putin bersumpah bahwa pasukannya akan menang di Ukraina dan memprovokasi Barat yang dinilai gagal Menjatuhkan Moskwa.

Dikutip dari Kompas.com pada Rabu (13/4/2022), diketahui, ini pertama kalinya Putin menanggapi serangan Rusia ke Ukraina di depan umum.

Baca: Polisi Berhasil Tangkap Ayah di Pinrang Usai 2 Kali Rudapaksa Anak Tirinya yang Berusia 13 Tahun

Bahkan, sejak pasukannya mundur setelah mereka dihentikan di gerbang Kyiv, Putin berjanji bahwa Rusia akan mencapai semua tujuannya di Ukraina.

Diketahui, hingga saat ini perang akan berlangsung lebih lama.

Putin mengatakan, Kyiv telah menggagalkan pembicaraan damai.

Baca: Rusia Beberkan Tujuan Utama Perang di Ukraina: Ingin Akhiri Tatanan Dunia yang Didominasi AS

Hal itu dipicu dengan “klaim palsu” atas kejahatan perang Rusia dan dengan menuntut jaminan keamanan untuk menutupi seluruh Ukraina.

"Kami kembali ke situasi buntu bagi kami," kata Putin.

Sedangkan, saat ditanya apakah operasi di Ukraina akan mencapai tujuannya, Putin pun mengiyakan tanpa ada keraguan.

"Tentu saja. Saya tidak ragu sama sekali," tegas Putin.

Dikatakan olehnya, Rusia akan 'secara berirama dan tenang' melanjutkan operasinya.

Putin mengatakan, Rusia tidak punya pilihan selain berperang karena harus membela penutur bahasa Rusia di Ukraina timur.

Selain itu, Rusia ingin mencegah bekas tetangga Sovietnya menjadi anti-Rusia.

Presiden Rusia itu menganggap Barat telah mengutuk perang itu sebagai perampasan tanah bergaya kekaisaran yang brutal.

Diketahui, dimana yang menargetkan negara berdaulat.

Sementara itu, Ukraina mengatakan sedang berjuang untuk bertahan hidup setelah Putin mencaplok Krimea pada 2014 lalu.

Kemudian pada 21 Februari, Rusia telah mengakui dua wilayah pemberontaknya sebagai negara berdaulat.

Sampai saat ini, perang Rusia-Ukraina yang terjadi semakin memanas.(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Putin: Pembicaraan Damai dengan Ukraina Buntu, Barat Gagal"

# Rusia # Ukraina # Presiden Rusia # Vladimir Putin # Kyiv

Editor: Khaira Nova Hanugrahayu
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Tegar Melani
Sumber: Kompas.com

Tags
   #Rusia   #Ukraina   #Presiden Rusia   #Vladimir Putin   #Kyiv

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved