Konflik Rusia Vs Ukraina
Profil Alexander Dvornikov, Komandan Baru Rusia, Punya Banyak Pengalaman Operasi Militer di Suriah
TRIBUN-VIDEO.COM - Profil komandan perang Rusia baru yang ditunjuk Vladimir Putin yakni Alexander Dvornikov tengah menjadi sorotan publik hingga Minggu (10/4/2022).
Diketahui, komandan baru ini ditunjuk bertujuan untuk memberi Putin beberapa kemajuan medan perang yang nyata menjelang Hari Kemenangan pada 9 Mei.
Dipilihnya Dvornikov lantaran ia memiliki banyak pengalaman operasi-operasi Rusia di Suriah.
Dikutip dari Tribunnews.com via Daily Mail pada Minggu (10/4/2022), diketahui Dvornikov lahir pada 1961 dan memulai kariernya di Sekolah Militer Soviet.
Dikabarkan pada tahun 1978, ia bergabung dengan Angkatan Darat Soviet.
Baca: Warga Ukraina Sempat Akui Tentara Rusia Awalnya Bersikap Ramah, tapi Kemudian Berubah
Kemudian, ia menjalani pendidikan lanjutan di Sekolah Pelatihan Komando Tinggi Moskow dan lulus pada tahun 1982.
Sejak saat itu, Dvornikov naik pangkat, bertugas di posisi senior di berbagai divisi dan lulus dari Akademi Militer Staf Umum tahun 2005.
Pada tahun 2008, ia mengambil alih komando Tentara Spanduk Merah kelima, sebelum menjabat sebagai Wakil Komandan Distrik Militer Timur.
Setelah itu, ia ditunjuk menjadi Kepala Staf Distrik Militer Pusat.
Bahkan, atas kecerdasan medan perangnya tampaknya ia sangat dihormati di antara para jenderal barat.
Baca: Amerika Serikat Ancam Boikot Pertemuan G20 di Indonesia jika Pihak Rusia Nekat Hadir
Selain itu, ia diyakini akrab dengan teater perang Donbas di mana separatis pro Rusia telah memerangi pasukan pemerintah Ukraina sejak 2014.
Dvornikov juga telah diberi tanggung jawab untuk mengawasi Laut Hitam dan semenanjung Krimea, yang direbut oleh Rusia pada 2014.
Dvornikov, yang saat ini berusia 60 tahun, merupakan komandan pertama operasi militer Rusia di Suriah seusai Putin mengirim pasukannya ke sana pada September 2015.
Diketahui, ia dikirim ke Suriah untuk mendukung pemerintah Presiden Bashar Al-Assad.
Baca: Angkatan Udara Ukraina Klaim Hancurkan 13 Target Udara Rusia dalam Sehari, Termasuk 3 Pesawat
Di bawah komando Dvornikov, pesawat Rusia membombardir lingkungan padat penduduk dan menyebabkan banyak korban sipil.
Tak hanya itu, penggunaan senjata kimia juga dilakukan selama invasi Rusia ke Suriah untuk mendukung rezim Assad.
Sebagai informasi, Dvornikov dianugerahi penghargaan militer tertinggi Rusia pada 2016.
Seorang pejabat anonim mengatakan, dipilihnya Dvornikov lantaran ia memiliki banyak pengalaman operasi-operasi Rusia di Suriah.
Karena itu, ia diharapkan bisa mengatur kembali Distrik Militer Selatan menjadi kelompok kekuatan gabungan yang mampu beroperasi secara efektif di darat, laut, dan udara. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Profil Alexander Dvornikov, Komandan Perang Baru Rusia, Dijuluki Penjagal Suriah
# Alexander Dvornikov # Komandan Rusia # Rusia # Operasi di Suriah # Vladimir Putin
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Tegar Melani
Sumber: Tribunnews.com
Konflik Timur Tengah
Moskow Tantang Washington: Rusia Janji Dukung Program Nuklir Teheran dan Pasukan IRGC
2 hari lalu
Tribunnews Update
Trump Isyaratkan Gencatan Senjata Rusia-Ukraina Diperpanjang, Sebut Perang Terburuk Sejak PD II
3 hari lalu
Tribunnews Update
Putin Umumkan Kesepakatan Serius dengan China, Klaim Langkah Maju Signifikan di Dunia Energi
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rusia Gertak AS! Bekingi Iran Siapkan Program Nuklir di Teheran, Moskow Janji Bakal Bekingi IRGC
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.