Sabtu, 18 April 2026

WOW UPDATE

Lagi-lagi Malaysia Klaim Reog Ponorogo! Khofifah Perintahkan Lengkapi Dokumen Daftarkan ke UNESCO

Sabtu, 9 April 2022 14:24 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Lagi-lagi Malaysia mengklaim seni Reog Ponorogo merupakan kebudayaan milik mereka.

Hal ini mengundang reaksi geram dari masyarakat Indonesia terutama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Pasalnya, Malaysia telah mendaftarkan Reog Ponorogo ke Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO)

Dikutip dari Tribunnews.com, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memohon agar pemerintahan berjuang untuk kesenian Reog Ponorogo segera diakui UNESCO.

Baca: Sosok Jenderal Rusia yang Mengerikan dan Diduga Jadi Dalang Serangan di Stasiun Kramatorsk Ukraina

Baca: Unggah Foto Berhijab, Caption Paula Verhoeven Malah Tuai Banyak Kritikan Warganet

Permintaan ini disampaikan Khofifah pada Jumat (8/4/2022) melalui acara apresiasi pada seniman dan juga pemelihara cagar budaya

Acara tersebut diadakan di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Selain permintaan itu, Khofifah juga memohon jajarannya untuk menyiapkan dokumen-dokumen sebagai penguat ke UNESCO.

"Ini menjadi momentum sekaligus pengingat bagi Pemerintah Indonesia dan Jawa Timur khususnya, Bupati Ponorogo untuk menyiapkan dokumen-dokumen yang bisa memberikan penguatan kepada UNESCO bahwa reog memang adalah warisan budaya tak benda dari Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia," ucap Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah juga menyampaikan jika harus segera melakukan penelurusan sejarah terhadap setiap budaya di Indonesia.

Pasalnya dokumen-dokumen tersebut menjadi bukti autentik yang sah untuk mengklaim Reog Ponorogi memang milik Jawa Timur Indonesia.

Baca: Sosok Yusuf Mansur, Ustaz yang Videonya Marah--marah soal PayTren, Pernah Jualan Es di Terminal

"Ini waktunya memang sangat pendek, maksimalisasi untuk menyiapkan dokumen-dokumen yang terkait dari keabsahan bahwa Reog Ponorogo itu memang terlahir dari Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia, menjadi penting," tandasnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, Sinarto mengatakan jika dokumentasi sejarah budaya di Indonesia masih sangat lemah.

Lantas Sinarto sedang melakukan koordinasi secara intensif dengan Kabupaten Ponorogi untuk memenuhi syarat pengajuan Reog Ponorogo ke UNESCO.

"Seperti yang disampaikan oleh gubernur, bahwa soal sejarah memang kita punya kelemahan, kadang-kadang telat menulis daripada perjalanan kebudayaan, Nah inilah yang harus diperhatikan dan menjadi lebih serius," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Malaysia mengklaim seni Reog Ponorogo adalah kebudayan milik mereka yangn diberi nama barongan.

Mengingat klaim tersebut bukan pertama kalinya, ratusan seniman Reog Ponorogo dengan menggelar aksi unjuk rasa di depan komplek Kantor Pemkab Ponorogo, Jalan Alun-alun Utara, Kamis (7/4/2022) malam.

(Tribun-video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Malaysia Kembali Klaim Seni Reog, Indonesia Daftarkan ke UNESCO Sebagai Warisan Budaya

# Malaysia # Reog Akan Diklaim Malaysia # Reog Ponorogo # Khofifah Indar Parawansa # UNESCO

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Muh Rosikhuddin
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved