TRIBUNNEWS UPDATE
Putus Kerja Sama dengan Rusia Imbas Invasi ke Ukraina, Shell Alami Kerugian Hingga Rp 71 Triliun
TRIBUN-VIDEO.COM - Raksasa minyak Shell mengumumkan mengakhiri kerja sama dengan Rusia pada Kamis (7/4).
Imbas dari putusnya mitra dengan Rusia, Shell dikabarkan mengalami kerugian hingga triliunan rupiah.
Berakhirnya kerja sama ini imbas operasi militer yang dilakukan Rusia di Ukraina.
Dilansir oleh Tribunnews.com via Reuters, hengkangnya Shell sebagai konsumen minyak Rusia membuat perusahaan tersebut mengalami penurunan nilai aset yang drastis.
Baca: Mundurnya Tentara Rusia dari Wilayah Kyiv dan Chernihiv, Amerika Serikat Lantas Ingatkan Ukraina
Diperkirakan bahwa aset Shell anjlok hingga 5 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 71,8 triliun.
Angka ini jauh lebih tinggi dibanding perkiraan awal yakni 3,4 miliar dollar AS.
Menurut juru bicara Shell, kerugian tersebut kemungkinan disebabkan sejumlah faktor.
Seperti bertambahnya peraturan kontrak, penghapusan piutang, hingga kerugian kredit di Rusia.
Keputusan Shell untuk tak lagi bermitra dengan Rusia juga mempengaruhi harga patokan gas cair Shell di kuartal pertama 2022 yang melonjak drastis hingga 100 dollar AS per barel.
Baca: Sukhoi SU-34 Milik Rusia Lepaskan Flare di Donetsk, Hindari Ancaman Rudal Pertahanan Udara Ukraina
Peningkatan ini tertinggi sejak 2014 silam.
Peningkatan harga membuat penurunan penjualan bahan bakar Shell dari 4,45 juta barel per hari, kemudian anjlok menjadi 4,3 juta barel per hari.
Meski mengalami penurunan penjualan pada kuartal pertama, pihak Shell menyebut bahwa hal tersebut tak mempengaruhi pendapatan perusahaan.
Menurut Shell, walaupun langkah ini cukup membuat kerugian, namun hal tersebut diilai sebagai bentuk hukuman bagi Rusia atas invasi ke Ukraina.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Putus Mitra dengan Rusia, Shell Merugi Hingga Triliunan Rupiah
# Rusia # Shell # Ukraina
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Sumber: Tribunnews.com
Internasional
RUSIA PERINGATKAN AS! Serangan ke PLTN Iran Bisa Picu Konsekuensi Tak Terperbaiki: Ini Berbahaya
Selasa, 24 Maret 2026
Berita Terkini
Strategi Ekonomi AS: Longgarkan Sanksi Minyak Rusia Demi Jaga Stabilitas Harga Dunia
Selasa, 24 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rusia Peringatkan AS soal Serangan ke Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Iran, Singgung Akibat Fatal
Selasa, 24 Maret 2026
Tribun Video Update
Iran Tantang Superioritas Udara AS, IRGC Tembak Jatuh F-35 di Zona Tempur, Picu Sorotan Rusia-China
Senin, 23 Maret 2026
Tribunnews Update
Rusia & China Kompak Tekan AS-Israel seusai Selat Hormuz Mati Total: Buat Dunia Kalang Kabut Energi
Senin, 23 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.