Senin, 18 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Ukraina Kehilangan 1 Triliun Dolar AS, Berharap Ada Dukungan Dunia Dalam Upaya Pemulihan

Jumat, 8 April 2022 08:45 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Akibat perang militer, Ukraina berpotensi merugi lebih dari 1 triliun dolar Amerika Serikat (AS).

Seusai berakhirnya perang, dukungan dunia juga di butuhkan dalam upaya pemulihan ekonomi dan infrastruktur.

Hal ini disampaikan Perdana Menteri (PM) Ukraina Denys Shmyhal dalam sebuah wawancara dengan BBC News Ukraina.

Dikutip dari Tribunnews.com, jika dihitung kerugian berdasarkan PDB dalam jangka panjang, secara signifikan melebihi satu triliun dolar AS.

Mengingat semua fasilitas umum, dan infrastruktur hancur lebur.

Dikutip dari laman Ukrinform pada Kamis (7/4/2022), Shmyhal menekankan bahwa Ukraina mengharapkan dukungan dunia dalam upaya pemulihan ekonomi dan infrastruktur seusai berakhirnya perang.

Baca: Ingin Ambil Alih Wilayah Ukraina Bagian Timur, Rusia Mulai Lakukan Serangan ke Donbas

Baca: Percakapan Pasukan Rusia Disadap! Intel Jerman Bongkar soal Pembunuhan Warga Sipil di Bucha

Sebelumnya Presiden Rusia mengatakan bahwa ia telah membuat keputusan untuk melakukan operasi militer khusus ke Ukraina.

Hal ini sebagai tanggapan atas permintaan para Kepala Republik Donbass.

Operasi ini dengan tujuan untuk melindungi orang-orang yang telah mengalami pelecehan dan genosida oleh rezim Ukraina selama 8 tahun.

Kendati demikian, pemimpin Rusia menekankan bahwa negaranya tidak akan menduduki wilayah Ukraina.

Ia juga menekankan operasi tersebut ditujukan untuk 'denazifikasi dan demiliterisasi Ukraina'.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ukraina Berpotensi Kehilangan Lebih dari 1 Triliun Dolar AS Karena Perang

# Rusia # Ukraina # Amerika Serikat

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Amerika Serikat   #Ukraina   #Rusia

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved