Konflik Rusia Vs Ukraina
Dugaan Ukraina Pakai Senjata Kimia Pemusnah Massal Mencuat, Disebut Didukung Barat
TRIBUN-VIDEO.COM - Munculnya dugaan bahwa pasukan nasionalis Ukraina sengaja menggunakan senjata kimia berbahaya.
Dugaan tersebut disampaikan oleh kepala negosiator Rusia Konstantin Gavrilov.
Hal serupa pernah dilakukan Ukraina untuk wilayah Sumy dan Luhanks.
Hal ini diakui Gavrilov dilakukan Ukraina untuk mengadudomba dan menyalahkan serangan artileri Rusia.
Baca: Rusia Himpun Kekuatan untuk Lancarkan Serangan Besar-besaran, Warga Ukraina Diminta Segera Mengungsi
Telah dilakukannya penyelidikan ledakan tangki rel kereta api dengan bahan kimia berbahaya di wilayah Luhansk.
Hal itu merupakan perintah dari Kepala Komiter Investigasi Rusia, Alexander Bastrikin.
Menurutnya, pasukan Ukraina meledakkan tangki rel kereta api dengan bahan kimia berbahaya di lokasi pabrik industri di Rubezhnoye.
Baca: Ribuan Pasukan di Rusia Disebut Telah Ditarik Mundur dari Wilayah Kyiv, AS Peringatkan Ukraina
Komite Investigasi mengatakan bahwa dengan meledakkan tangki tersebut, militer Ukraina menciptakan ancaman besar bagi penduduk sipil dan komunitas sekitarnya.
Pihak Rusia menganggap bahwa serangan senjata kimia ini telah direncanakan pasukan nasionalis Ukraina saat Rusia masuk ke wilayahnya.
Namun rupanya, senjata pemusnah massal itu juga digunakan untuk meracuni penduduk sekitar.
(Tribun-Video.com/Ukraina)
Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Rusia Bongkar Rencana Ukraina Ledakkan Bahan Kimia Berbahaya di Kharkov, Sebut Didukung Barat
# Rusia # Ukraina # senjata kimia
Sumber: TribunWow.com
Mancanegara
RUSIA SINDIR KERAS AS! Tindakan Trump Perpanjang Gencatan Senjata ke Iran Disebut Kekalahan Telak
Kamis, 23 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rusia Ejek Trump seusai Gencatan Senjata Diperpanjang Sepihak, Sebut Kekalahan Telak Bagi Agresi AS
Kamis, 23 April 2026
Tribun Video Update
Menlu Sugiono Ungkap Rencana Presiden Prabowo Ikutkan Kandidat WNI dalam Program Kosmonot Rusia
Rabu, 22 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Sugiono Sebut Prabowo Berencana Kirim WNI Ikut Program Kosmonot di Rusia usai Ketemu Putin
Rabu, 22 April 2026
Berita Terkini
Terobosan Militer Ukraina: Berhasil Cegat Drone Kamikaze Rusia dari Jarak 500 Km
Rabu, 22 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.