Sabtu, 25 April 2026

Terkini Nasional

Luhut Beri Sinyal Kenaikan Harga Pertalite hingga LPG 3 Kg, Warga Anggap Pemerintah Tak Peka

Senin, 4 April 2022 08:24 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan kembali menjadi pembicaraan setelah memberikan sinyal pemerintah bakal menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertalite dan LPG 3 Kg.

Pernyataan Luhut ini dilontarkan belum lama setelah PT Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax pada 1 April 2022 lalu.

Di media sosial, rencana kenaikan pertalite dan LPG mendapat berbagai respon, namun mayoritas memberikan protes.

Di saat ekonomi rakyat sedang tidak baik, pemerintah dianggap tidak peka dengan menaikkan berbagai bahan pokok hingga pajak.

Sementara, masyarakat lainnya mengaku resah dengan adanya kabar itu.

Rencana itu pun mengundang ketidaksetujuan masyarakat, salah satunya Sugianto.

Menurutnya ini akan menambah beban banyak orang, terutama rakyat kecil.

Baca: Menteri Luhut Beri Sinyal Harga Pertalite dan LPG 3 Kg Naik setelah Resmi Menaikkan Harga Pertamax

"Ya sebetulnya sih keberatan. Sekarang rakyat kecil enggak kebagian apa-apa. Harga makanan pokok naik, bensin naik, gas naik, jadi kebagian apa?" kata Sugianto seperti yang dilaporkan Jurnalis Kompas TV, Trixie Valencia, Minggu (3/4/2022).

Dia berharap pemerintah tetap menerapkan harga yang terjangkau bagi masyarakat kecil, terutama Pertalite yang dalam keseharian digunakan sebagai bahan bakar kendaraannya.

"Ya harapannya kalau bisa semua harga terjangkau. Jadi rakyat kecil bisa menikmati harga-harga," ujarnya.

"Kalau diharapkannya enggak naik malah bensin. Kalau gas naik sedikit enggak apa-apa, tetapi kalau bensin tiap hari terpakai terus. Kalau gas ya masih terpakai, tapi beda. Makanya enggak begitu terlalu berat kalau gas tuh," tegas Sugianto.

Penolakan juga datang dari seorang warga bernama Rahyati. Dia merasa keberatan jika pemerintah menaikkan harga Pertalite dan LPG 3 Kg.

Pasalnya di tengah pandemi Covid-19 saat ini, keadaan ekonomi belum pulih sepenuhnya. Banyak masyarakat yang masih kesulitan mencari uang yang berimbas pada penurunan penghasilan.

"Kalau bisa sih jangan dinaikkan ya. Kita kan rakyat kecil, jangan dinaikkan. Minyak saja sudah langka ya kan," kata dia.

Baca: Polemik Kenaikan Harga Pertamax, per 1 April 2022 Naik Jadi Rp 12.500 hingga Rp 13.000 per Liternya

"Kasihan rakyat kecil. Soalnya ini kan habis pandemi, cari duit lagi susah. Ini kan belum normal ya, cari duit juga masih susah. Kalau bisa kantor dinormalkan," imbuh Rahyati.

Hal senada juga disampaikan seorang ibu rumah tangga Nita. Dia berharap agar pemerintah tidak menaikan harga Pertalite maupun LPG 3 kg.

"Ya kalau bisa dua-duanya ya, namanya juga ibu rumah tangga ya kan, perlu dua-duanya," tegas Nita.

Diberitakan Kompas TV sebelumnya, Menko Marves Luhut menuturkan setelah kenaikan harga Pertamax, nantinya Pertalite dan gas LPG 3 kilogram juga bakal mengalami kenaikan harga.

"Overall (secara keseluruhan) akan terjadi (kenaikan). Nanti Pertamax, Pertalite, kalau Premium belum. Juga gas yang 3 kg (akan naik)," kata Luhut, Jumat (1/4/2022) lalu.

Meski demikian, dia mengungkapkan, kenaikan harga-harga tersebut akan berlangsung secara bertahap.

"Jadi bertahap, 1 April, nanti Juli, bulan September, itu nanti bertahap akan dilakukan oleh pemerintah," ujarnya.

Sementara terkait alasan pastinya kenaikan harga LPG 3 kg, Luhut hanya berujar, karena tidak pernah ada perubahan harga sejak 2007 silam.

Namun, dia kembali menegaskan, penyesuaian harga akan dilakukan bertahap. Jatah subsidi untuk rakyat kecil juga dipastikan tidak akan dihilangkan.

"Semua akan naik, enggak ada yang enggak akan naik itu. Jadi hanya bertahap kami lakukan."

"Ada yang disubsidi, masih tetap yang untuk rakyat kecil. Tapi seperti misalnya LPG 3 kg dari 2007 tidak naik harganya kan tidak fair," jelas Luhut.

Luhut Isyaratkan Harga Pertalite dan Gas Elpiji 3 Kg Bakal Ikut Naik

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengisyaratkan harga Pertalite bakal ikut naik seiring naiknya harga Pertamax sejak Jumat (1/4/2022) kemarin.

"Overall (secara keseluruhan) yang akan terjadi nanti, Pertamax, Pertalite (naik). Premium belum. Ya, semua akan naik.

Nggak akan nggak ada yang naik itu," kata Luhut ketika ditemui meninjau Depo LRT Jabodebek di Jatimulya, Bekasi Timur, Jumat (1/4/2022).

Bahkan tak cuma Pertalite, Luhut menyebut harga gas elpiji 3 kg atau gas melon juga akan ikut naik.

Luhut beralasan sejak 2007 harga elpiji 3 kg tidak pernah ada perubahan. Maka dari itu pemerintah memutuskan bakal menaikkannya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Luhut Beri Sinyal Kenaikan Harga Pertalite hingga LPG 3 Kg, Warga: Kasihan Rakyat Kecil

# luhut binsar # bbm # pertalite # Luhut Binsar Panjaitan # kenaikan harga elpiji nonsubsidi # Pemerintah # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Danar Pamungkas Sugiyarto
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved