Konflik Rusia vs Ukraina
Video 2 Tentara Rusia Ditinggal Truk Militernya Terekam Drone, Sempat Dikejar namun Tidak Sampai
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah rekaman drone menunjukkan aktivitas tentara Rusia yang diduga ditinggalkan oleh pasukannya.
Tampak dalam rekaman drone tersebut, beberapa tentara Rusia harus berlari mengejar truk pasukan mereka yang diduga sengaja meninggalkan tentara tersebut.
Dikutip dari The Sun, video rekaman drone itu dibagikan oleh Pisat Komunikasi Strategis (StartCom) Angkatan Bersenjata Ukraina (AFU).
Agensi Ukraina menyebut bahwa dalam rekaman video, terlihat pasukan Rusia yang awalnya bersantai di jalanan yang tertutup salju.
Mereka tampak menggunakan dua kendaraan militer.
Saat itulah, dua truk pasukan Rusia tampak mulai berjalan.
Baca: Putin Tanda Tangani Kebijakan Baru, Perintah dan Putuskan 134.500 Warga Rusia Ikut Wajib Militer
Namun, terlihat, ada dua tentara yang tampak ditinggalkan dan tak diberikan kesempatan naik ke dalam truk tersebut.
Rekaman video itu, diambil oleh pesawat tak berawak Ukraina.
Namun waktu dan lokasi pasti kejadian tersebut tak diketahui.
Baca: Dubes Rusia Sebut saat Ini Tengah Terjadi Perang Informasi: Skala Lebih Besar Dibanding Perang Fisik
Berdasarkan laporan Ukraina, unit Rusia ini diduga melarikan diri dari anggota Brigade Mekanik ke-93 Angkatan Darat Ukraina.
Berdasarkan laporan dari The Sun, pada 29 Maret, pasukan Rusia dilaporkan telah kehilangan lebih dari 17.200 tentara dan perwiranya.
Ukraina juga mengklaim bahwa 7 jenderal tewas, kemudian 597 tank, 127 pesawat terbang, dan 129 helikopter rusak akibat invasi yang dilakukan Putin pada Ukraina.
Sementara itu, Ukraina dilaporkan menderita kerugian 565 miliar USD atau setara dengan 430 miliar akibat invasi Rusia.
Baca: Presiden Rusia Perintahkan Warga Rusia Ikut Wajib Militer Mulai April, Bagian dari Rencana Tahunan
Sejauh ini, invasi sudah memasuki hari ke-35.
Meski belum ada kejelasan soal kapan invasi akan selesai, namun Ukraina menyebut bahwa pihaknya bersedia netral asalkan menerima jaminan keamanan yang memadai dari negara Barat.
Dalam pengakuannya pada Selasa (15/3/2022), Ukraina juga telah menegaskan tidak akan bergabung dengan NATO.
“Kami telah mendengar selama bertahun-tahun bahwa pintu terbuka, tetapi kami juga mendengar bahwa kami tidak dapat bergabung. Itulah kebenaran yang sangat kami akui,” kata Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.
Pada perundingan damai di Turki pada hari Selasa, (29/3/2022) perwakilan Ukraina mengatakan Kyiv siap untuk menerima netralitas tersebut.
Hanya saja, Ukraina meminta bahwa netralitas itu berada di bawah kesepakatan internasional yang diketahui negara barat.
Di antaranya Amerika Serikat, Perancis dan Inggris hingga adanya jaminan keamanan yang mengikat.
Negosiator Ukraina di Turki pada hari Selasa membandingkan jaminan keamanan yang mereka inginkan dengan Pasal 5 perjanjian NATO, di mana para anggota setuju untuk saling membela jika terjadi agresi militer.
Zelensky juga menjelaskan bahwa pihaknya siap untuk membahas soal status netral negara sebagai bagian kesepakatan damai dengan Rusia.
Namun Zelensky enggan memberikan hal tersebut secara cuma-cuma untuk memenuhi tuntutan Vladimir Putin.(*)
(TRIBUN-VIDEO.COM/TRIBUN-MEDAN.COM)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul 2 Tentara Rusia Ditinggal Truk Pasukannya, Tampak pada Rekaman Drone Coba Kejar tapi Tak Berhasil.
#Rusia #Militer #drone #militer Rusia #tentara Rusia
Tribunnews Update
Prabowo Berangkat ke Rusia Minggu Ini, Dijadwalkan Bertemu Putin Bahas Energi hingga Geopolitik
Sabtu, 11 April 2026
Mancanegara
BANTAH KERAS! IRGC Tuduh Israel Dan Amerika Serikat Sebagai Dalang Serangan Drone di Teluk Persia
Sabtu, 11 April 2026
Tribun Video Update
Militer AS dan Iran Siaga Tinggi, Persiapkan Diri jika Negosiasi AS-Iran Gagal, Tegaskan Siap Tempur
Sabtu, 11 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Konflik AS-Iran: Ukraina Ikut Tembak Drone Iran, IRGC Tuduh Israel-AS Serang Teluk
Sabtu, 11 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Ukraina Klaim Jatuhkan Drone Iran di Timur Tengah, Kirim Ahli Pertahanan Udara ke Sejumlah Negara
Sabtu, 11 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.