Ramadan 2022
Mengenal Arti Kata Ngabuburit, Tradisi Bersantai Sembari Menunggu Waktu Berbuka Puasa
TRIBUN-VIDEO.COM - Hai traveler, kembali lagi bareng Ariska.
Nah tradisi ramadhan kali ini akan membahas tentang ngabuburit.
Kira-kira apa itu ngabuburit dan bagaimana asal usulnya?
Simak videonya berikut ini.
Bulan ramadhan selalu identik dengan ngabuburit.
Nah dikutip dari Kompas.com, ngabuburit merupakan salah satu tradisi menunggu waktu berbuka.
Baca: Rekomendasi Tempat Ngabuburit di Bandar Lampung, Ada PKOR Way Halim hingga Bendungan Kali Akar
Biasanya, ngabuburit diisi dengan kegiatan berburu takjil, melakukan kegiatan sosial, atau sekedar berkumpul bersama kerabat dan sahabat.
Istilah ngabuburit ini tidak ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Lantaran, ngabuburit ini berasal dari Bahasa Sunda.
Berdasarkan Kamus Bahasa Sunda yang diterbitkan oleh Lembaga Bahasa dan Sastra Sunda (LBSS), kata ngabuburit berasal dari kalimat "ngalantung ngadagoan burit".
Kalimat itu berarti bersantai sambil menunggu waktu sore.
Baca: Cerita Gadis Penakluk Reptil Berbisa, Ngabuburit Bareng Ular & Binatang Berbisa Lain saat Ramadan
Seiring berjalannya waktu, istilah ngabuburit ini digunakan untuk menyambut kegiatan yang dilakukan untuk menunggu waktu berbuka puasa.
Namun, ada pula daerah di Indonesia yang memilih menggunakan istilah dalam bahasa daerahnya.
Seperti kata "malengah puoso" yang berasal dari Bahasa Minang.
Kata itu memiliki arti kegiatan untuk mengalihkan rasa haus dan lapar karena berpuasa.
(Tribun-Video.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ini Asal-usul Ngabuburit, Tradisi Unik Saat Ramadhan
# Ramadan 2022 # Ngabuburit Asyik # buka puasa # Bahasa Sunda
Reporter: Ariska Nur Choirina
Sumber: Kompas.com
Ngabuburit Asyik
Ramadhan Membawa Berkah, Pedagang Takjil di Medan Panen Rezeki
Jumat, 20 Maret 2026
Ngabuburit Asyik
Ngabuburit di Pelabuhan Rambang Palangka Raya, Sajikan Sunset Indah dan Kuliner Ramadan Favorit
Jumat, 20 Maret 2026
Ngabuburit Asyik
Masjid, Takjil, dan Wajah Keberagaman di Jalan Ki Hajar Dewantara
Jumat, 20 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.