Selasa, 7 April 2026

Ngabuburit Asyik

Kawasan Kuliner Kalimadu, Ruang Bertemu dan Penggerak Ekonomi

Jumat, 20 Maret 2026 13:55 WIB
Tribun Gorontalo

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di kawasan Kalimadu, Kecamatan Kota Tengah, mulai dipenuhi aktivitas warga. 

Di sepanjang jalan yang dikenal sebagai pusat kuliner di Gorontalo ini, deretan lapak makanan dan minuman tampak berjajar rapi, menawarkan berbagai menu berbuka puasa.

Pada Sabtu (28/2/2026), warga mulai memadati kawasan tersebut untuk menghabiskan waktu ngabuburit. 

Sebagian berjalan kaki menyusuri deretan pedagang, sementara yang lain berhenti di pinggir jalan untuk memilih takjil yang menarik perhatian.

Aneka hidangan tersedia di kawasan kuliner ini. Mulai dari gorengan, kue tradisional, hingga makanan kekinian yang digemari generasi muda. 

Tak ketinggalan berbagai minuman segar yang menjadi pilihan untuk melepas dahaga setelah seharian berpuasa.

Kalimadu tidak hanya dikenal sebagai tempat berburu takjil. 

Banyak pula pedagang yang menawarkan makanan berat dengan beragam menu yang dapat langsung dinikmati saat berbuka puasa.

Suasana kawasan semakin ramai ketika waktu mendekati pukul 16.30 WITA. 

Arus kendaraan yang melintas meningkat, baik sepeda motor, bentor, maupun mobil. 

Beberapa pengendara bahkan memperlambat laju kendaraan mereka untuk melihat-lihat jajanan yang dijajakan di sepanjang jalan.

Di sejumlah lapak favorit, antrean pembeli mulai terlihat. Para pedagang sibuk melayani pesanan yang datang silih berganti.

Salah seorang pedagang, Jihan Ayu (26), mengaku suasana Ramadhan membuat kawasan Kalimadu jauh lebih ramai dibandingkan hari biasa.

Menurutnya, kawasan ini memang sudah lama dikenal sebagai pusat kuliner di Kota Gorontalo. 

Selama Bulan Ramadhan, Kalimadu menjadi salah satu tujuan utama warga untuk menghabiskan waktu menjelang berbuka puasa.

Keramaian tersebut bahkan tetap terasa meskipun hujan sempat turun. 

Hal itu menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk datang ke kawasan kuliner tersebut.

Hal serupa diungkapkan Ayu Kartika, seorang mahasiswi di Gorontalo. 

Ia menilai Kalimadu menjadi tempat yang menarik karena menawarkan berbagai pilihan menu dalam satu lokasi.

Menurutnya, pengunjung tidak perlu berpindah tempat untuk mencari makanan berbuka karena hampir semua jenis hidangan tersedia di kawasan ini.

Keramaian Kalimadu menjadi gambaran aktivitas masyarakat selama Ramadhan. 

Ngabuburit tidak hanya menjadi tradisi menunggu waktu berbuka puasa, tetapi juga menjadi ruang pertemuan warga serta penggerak ekonomi bagi pedagang kecil.

Lapak-lapak sederhana yang berjajar di sepanjang jalan menjadi sumber penghidupan bagi para pedagang, sekaligus tempat bagi masyarakat untuk mencari hidangan berbuka puasa.

Hingga menjelang azan Magrib, kawasan Kalimadu masih dipenuhi pengunjung. 

Suara tawar-menawar, kendaraan yang melintas perlahan, serta aroma makanan yang menggoda berpadu menciptakan suasana khas Ramadhan.

Kalimadu sendiri merupakan singkatan dari Kalimantan–Madura. 

Kawasan ini berada di ruas Jalan Madura yang menghubungkan Jalan Kalimantan dan Jalan Prof John Ario Katili. 

Jalan tersebut juga terhubung dengan beberapa persimpangan lain seperti Jalan Palu dan Jalan Manado, sehingga menjadi salah satu akses vital bagi masyarakat Kota Gorontalo.

Bagi warga setempat, kawasan kuliner Kalimadu tidak hanya menjadi tempat berburu takjil, tetapi juga ruang kebersamaan yang menghadirkan semarak Ramadan di tengah kota.(*)

Program: Ngabuburit Asyik
Editor: VP Magang Yusuf Prasetyo Utomo

#ngabuburit #kuliner #ramadhan2026 #gorontalo #umkm

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribun Gorontalo

Tags
   #Ngabuburit Asyik   #Gorontalo   #kuliner

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved