Kabar Selebritis
Fakta Terbaru, Indra Kenz Ternyata Buka Kelas Kursus Trading Binomo, Patok Rp 4 Juta per Member
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim
TRIBUN-VIDEO.COM - Indra Kesuma alias Indra Kenz tidak hanya diduga menjadi affiliator di aplikasi Binomo.
Akan tetapi, pria yang dijuluki Crazy Rich Medan tersebut juga membuka kursus berbayar jutaan rupiah.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menyampaikan bahwa Indra Kenz membuka kursus trading melalui perusahaan yang dibuatnya bernama PT Kursus Trading Indonesia.
Ia menuturkan bahwa para member yang tertarik bergabung diminta mendaftar secara online. Dia juga mematok biaya hingga Rp 4 juta setiap member.
Baca: Indra Kenz Masih Bungkam Terkait Siapa Petinggi Binomo, Polisi: Kami Akan Ungkap
"Tersangka membuka kelas atau kursus trading Binomo melalui PT Kursus Trading Indonesia dengan cara mendaftar https://kursustrading.com; dengan biayanya dari Rp 1.000.000 sampai dengan Rp 4.000.000," ujar Whisnu kepada wartawan, Sabtu (26/3/2022).
Ia menyatakan bahwa member yang mendaftar nantinya akan mendapatkan video mengenai kiat trading di Binomo.
"Di mana setelah mendaftar kursus para member akan mendapatkan video cara trading Binomo dan trading bareng (trabar)," ungkap Whisnu.
Lebih lanjut, Whisnu menyampaikan Indra Kenz menjabat sebagai Direktur di PT Kursus Trading Indonesia yang dibuatnya tersebut. Kursus itu sengaja dibuat agar masyarakat bisa ikut bergabung Binomo.
"Dia selaku Direktur PT Kursus Trading Indonesia yang bergerak dalam bidang edukasi, salah satunya mengajarkan trading Binomo," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, tersangka kasus Binomo Indra Kesuma alias Indra Kenz meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas kasus hukum yang kini tengah menjeratnya. Khususnya bagi masyarakat yang mengenal dunia trading.
Diketahui, Indra Kesuma alias Indra Kenz dihadirkan dalam pengungkapan kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option melalui platform Binomo di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Jumat (25/3/2022).
Baca: Ada Tersangka Selain Indra Kenz di Kasus Binomo, Polisi Masih Rahasiakan Indentitasnya
"Pada kesempatan kali ini izinkan saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya pengenal dunia trading," ujar Indra Kenz.
Indra mengaku mengenal dan mengikuti Binomo dari iklan pada 2018 silam. Kemudian satu tahun setelahnya, dia membuat konten Youtube hingga menjadi terkenal.
Lebih lanjut, Indra mengklaim tidak pernah ada niat untuk menipu orang. Bahkan, orangtuanya pun tak pernah mengajarkannya menjadi penipu.
"Dari awal tidak pernah ada niatan untuk merugikan orang lain ataupun sampai menipu. Karena orangtua saya tidak pernah mengajarkan saya untuk menipu," jelas dia.
Namun demikian, dia meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih investasi. Sebab, banyak platform investasi yang ternyata ilegal dan memiliki resiko tinggi.
"Tetapi sayang sekali hal ini harus terjadi dan saya terima kasih kepada pihak kepolisian dan aparat yang telah bertugas mengawal kasus ini dan tentunya ke depannya saya berharap masyarakat Indonesia bisa belajar dalam kejadian kali ini untuk memilih investasi. Banyak yang ilegal maupun legal. Karena semua investadi memiliki resiko," jelas dia.
Oleh karena itu, kata Indra, dirinya berkomitmen untuk mentaati proses hukum yang kini tengah menjeratnya sebagai tersangka.
"Terakhir sebagai pria yang bertanggung jawab tentunya Saya akan patuh dan mengikuti proses hukum yang ada. Sekali lagi terima kasih," pungkasnya.
(Tribunnews/Igman Ibrahim)
# Indra Kenz # trading # Binomo
Baca berita lainnya terkait Indra Kenz
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Indra Kenz Buka Kelas Kursus Trading Binomo, Bayarannya Capai Rp 4 Juta per Member
TRIBUNNEWS UPDATE
IHSG Anjlok Parah hingga Trading Halt, Menko Airlangga Minta Masyarakat Jangan Panik Dulu
Rabu, 28 Januari 2026
Terkini Nasional
Timothy Ronald Terancam TPPU! Pihak Korban Desak PPATK Usut Tuntas Asal Usul Kekayaannya
Rabu, 14 Januari 2026
Tribunnews Wiki Update
PPATK Diminta Telusuri Aliran Dana Timothy Ronald Terkait Dugaan Kasus Penipuan Trading Kripto
Rabu, 14 Januari 2026
Selebritis
Tergiur Kemewahan, Pelapor Timothy Ronald Sebut Dijanjikan Keuntungan hingga 500 Persen
Rabu, 14 Januari 2026
Viral
Diduga Kena Tipu Trading Timothy Ronald hingga Rugi Rp150 Juta, Selebgram Ini Ancam Lapor Polisi
Selasa, 13 Januari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.