TRIBUNNEWS UPDATE
Mendag M Lutfi Minta Maaf di Hadapan DPR, Sebut Dirinya Tak Mampu Lawan Mafia Minyak Goreng
TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan permohonan maaf karena tidak mampu menangani permasalahan harga minyak goreng.
Lutfi menyebut, ada mafia yang sengaja memanfaatkan kelangkaan minyak goreng untuk mengambil keuntungan pribadi.
Hal ini disampaikan Muhammad Lutfi saat menghadiri rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI pada Kamis (17/3) kemarin.
Baca: Kini Minyak Goreng Telah Tersedia di Lotte Mart Pannakukkang Pekanbaru, Harga Rp 50.700
Sebelumnya, Lutfi sempat dua kali mangkir dari undangan rapat bersama anggota DPR.
"Sebelum menyampaikan materi rapat, izinkan kami untuk menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pimpinan dan anggota Komisi IV, Komisi VI, dan Komisi VII DPR RI, wabil khusus kepada pimpinan DPR RI," ujar Lutfi.
Lutfi mengatakan bahwa ketidakhadirannya itu telah disampaikan melalui surat dari Sekjen Kemendag.
"(Permohonan maaf ini disampaikan) karena kami belum dapat memenuhi undangan pimpinan DPR RI pada rapat gabungan dengan Komisi IV, Komisi VI dan Komisi VII pada tanggal 17 Februari 2022," imbuhnya.
Dikutip dari Tribunnews.com, alasan dirinya tak hadir yakni penjadwalan rapat terbentur dengan acara lain.
"Kami tidak pernah mengelak, kami tidak pernah tidak datang, dikecualikan hanya karena permasalahan penjadwalan yang tiba-tiba menjadi halangan untuk kami datang," paparnya.
Baca: Minyak Goreng Langka, Begini Perjuangan Tarsih Agar Pabrik Kerupuknya Tetap Renyah
Lebih lanjut, Lutfi mengatakan bahwa permasalahan harga minyak goreng di Tanah Air disebabkan karena adanya mafia.
Mereka sengaja mengambil keuntungan pribadi di tengah kesusahan masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga yang terjangkau.
"Dengan permohonan maaf Kemedag tidak dapat mengontrol karena ini sifat manusia yang rakus dan jahat," ujarnya saat Rapat Kerja dengan DPR Komisi VI, Kamis (17/3/2022).
Lutfi menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengeluarkan berbagai kebijakan, namun tak bisa menurunkan harga minyak goreng di pasaran.
Kemendag mengaku memiliki keterbatasan wewenang dalam undang-undang untuk mengusut tuntas masalah mafia dan spekulan minyak goreng.
Baca: Ditpolairud Polda Kaltara Gelar Vaksinasi, Warga Kota Tarakan Diberi Minyak Goreng Murah Rp 10 Ribu
Oleh karenanya, dia meminta bantuan kepada Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri untuk menindak mafia dan para spekulan minyak goreng.
"Sementara ini kita punya datanya dan sedang diperiksa oleh kepolisian Satgas Pangan tetapi keadaannya sudah sangat kritis oleh ketegangan," ucapnya. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Duga Ada Mafia Minyak Goreng, Mendag Akui Tak Bisa Melawan: Maaf, Tidak Bisa Mengontrol
# TRIBUNNEWS UPDATE # Mendag # Menteri Perdagangan # Muhammad Lutfi # mafia # minyak goreng # DPR RI
Reporter: Agung Tri Laksono
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Rangkuman AS-Iran Trump Bersiap Lanjutkan Perundingan, Klaim Pertemuan Digelar di Pakistan Pekan Ini
17 jam lalu
Tribunnews Update
Pertemuan Langka Israel Lebanon di AS Hasilkan Lanjutkan Negosiasi Meski Tanpa Gencatan Senjata
17 jam lalu
Tribunnews Update
Ancaman Trump ke Iran Picu Desakan Pemakzulan, Puluhan Demokrat Ajukan RUU Baru di Kongres AS
17 jam lalu
Tribunnews Update
Trump Sebut Perang AS Iran Hampir Berakhir, Gencatan Senjata dan Negosiasi Kembali Dibahas
17 jam lalu
Tribunnews Update
Tak Terima Ditekan AS! China Ancam Balas Tarif 50 Persen Trump seusai Dituduh Kirim Senjata ke Iran
18 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.