Senin, 13 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Waspadai Varian Baru Covid-19 Gabungan dari Delta dan Omicron, WHO Singgung Fenomena 'Deltacron'

Jumat, 11 Maret 2022 13:02 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Diprediksi adanya infeksi gabungan virus Covid-19 varian Delta dan Omicron.

Para ilmuwan French Pasteur Institute, Perancis menjuluki varian ini sebagai 'Deltacron'.

Namun WHO kini sedang melacak dan mendiskusikan temuan itu.

Baca: Obat Herbal Dipercaya Meringankan Gejala Covid-19 Varian Omicron, Ini Faktanya

Sekelompok ilmuwan tersebut juga menunjukkan data serta analisis, yang mengkonfirmasi munculnya virus rekombinan atau gabungan yang diturunkan dari garis keturunan GK/AY.4 varian Delta, dan GRA/BA.1 varian Omicron.

Menanggapi temuan bukti awal terkait adanya gabungan Delta dan Omicron, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan, pihaknya masih terus mengawasi segala potensi dari dua varian virus corona.

WHO pun tengah melakukan berbagai penelitian agar lebih memahami tingkat keparahan dan penularannya, dari gabungan virus.

Dilansir dari Live Mint, Rabu (9/3/2022) Ahli Epidemiologi Penyakit Menular, Maria Van Kerkhove menuturkan, bahwa dirinya sudah menduga keberadaan gabungan dua varian virus.

Terlebih di tengah lonjakan kasus varian Delta dan Omicron yang signifikan. Oleh karenanya, WHO kini sedang melacak dan mendiskusikan temuan itu.

Van Kerkhove pun mencatat sejauh ini belum ada perubahan yang diamati dalam tingkat keparahan dan penularannya disebabkan gabungan virus.

Namun demikian, beberapa penelitian maupun pengujian terhadap virus masih dilakukan.

WHO juga sempat menyebut soal fenomena 'Deltacron', hanyalah sebuah istilah yang tidak mengartikan adanya infeksi gabungan Delta dan Omicron.

“Bahkan, yang kami pikirkan itu (deltacron) akibat pencemaran yang terjadi selama proses sequencing (pengurutan virus),” papar Van Kerkhove.

Baca: 5 Makanan yang Dapat Tingkatkan Daya Tahan Tubuh untuk Orang Alami Gejala Covid-19 Varian Omicron

Kemudian dia mengonfirmasi kembali pernyataannya dengan mengatakan, kemunculan 'Deltacron' mungkin saja dapat terjadi ketika seseorang terinfeksi dengan varian SARS-CoV-2 yang berbeda.

Pimpinan teknis Covid-19 WHO itu juga mencontohkan adanya infeksi dua virus secara bersamaan atau koinfeksi, di mana orang yang terinfeksi influenza juga terpapar Covid-19 selama pandemi ini. (*)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ilmuwan Klaim Temukan Bukti Adanya Gabungan Varian Delta dan Omicron, Ini Kata WHO

# TRIBUNNEWS UPDATE # Covid-19 # virus corona # Varian Delta # Varian Omicron # WHO

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: sara dita
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved