Kesehatan
Usus Buntu Pecah Dapat Memicu Kematian? Simak Gejala dan Penanganannya
TRIBUN-VIDEO.COM - Penyakit usus buntu kerap dikaitkan dengan mengonsumsi makanan pedas dan mie instans.
Penyakit usus buntu bisa dialami oleh siapa saja loh Tribunners.
Lantas seperti apa gejalanya, simak informasi berikut ini.
Dikutip dari Tribun Health, Penyakit usus buntu adalah peradangan yang terjadi pada organ usus buntu.
Kondisi ini umumnya ditandai dengan nyeri di perut bagian kanan bawah.
Baca: Konsumsi Daging Asap Tidak Baik Untuk Kesehatan Tubuh: Bisa Meningkatkan Kanker Salurusan Usus
Penyakit usus buntu juga disebut sebagai apendisitis.
Bila penyakit tersebut tidak segera diobati, usus buntu dapat pecah dan menyebabkan infeksi.
Bahkan bisa mengancam jiwa seseorang.
Apendiks atau usus buntu merupakan kantong berukuran kecil dan tipis dengan panjang sekitar 5 hingga 10 cm.
Usus buntu biasanya akan dipotong bila ada alasan dengan medis.
Baca: Rela Batalkan Kuliah, Larissa Chou Pilih Prioritaskan Kesehatan sang Anak Yusuf Alvin
Adapun dua tanda usus buntu mengalami pecah, di antaranya:
- Peritonitis
Apabila usus buntu pecah, lapisan perut akan terinfeksi bakteri.
Gejala seseorang alami peritonitis akan terasa beberapa hal, seperti sakit perut hingga sesak napas.
- Abses
Abses akan terbentuk karena di sekitar usus buntu pecah.
Abses adalah kumpulan nanah yang menyakitkan yang terbentuk ketika tubuh mencoba melawan infeksi.
Untuk mengobati abses ini dapat diobati dengan antibiotik dan bila nanah sudah banyak sebaiknya dikeluarkan.
(Tribun-Video/ Husna)
Artikel ini telah tayang di Tribunhealth.com dengan judul Jika Tak Diobati, Usus Buntu Bisa Picu Peritonitis dan Sebabkan Abses
# Usus Buntu # kematian # gejala # penyakit
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
Sempat Kejang, Pria Tanpa Identitas Tewas seusai Berkencan di Eks Lokalisasi Banjarbaru
Minggu, 19 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Penyebab Kematian Pria Paruh Baya di Banjarbaru, Kejang seusai 'Berkencan' di Tempat Eks Lokalisasi
Minggu, 19 April 2026
HEALTHY TALK
HEALTHY TALK Cegah Parkinson dengan 'Investasi Dopamin': Rahasia Saraf Lentur hingga Hari Tua
Jumat, 17 April 2026
Nasional
Rismon Vs Roy Memanas! Saling Bongkar Kebohongan, Peneliti Bodong hingga Surat Kematian Palsu
Jumat, 17 April 2026
Nasional
Tak Ingin Komentari SP3 Rismon Sianipar, Roy Suryo Justru Pilih Singgung soal Surat Kematian Palsu
Kamis, 16 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.