Sabtu, 16 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik Saat Rusia-Ukraina Memanas, Diduga Pancing AS Cabut Sanksi

Minggu, 27 Februari 2022 16:46 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Korea Utara menembakkan rudal balistik di lepas pantai timurnya pada hari Minggu (27/2/2022) di tengah-tengah perang dingin Rusia dan Ukraina.

Ini merupakan peluncuran kedelapan kalinya oleh rezim Kim Jong-un selama 2022.

Sejumlah pengamat menyebut tindakan Pyongyang ini ditujukan untuk menekan Amerika Serikat (AS) agar mencabut saksi terkait dengan peningkatan program nuklirnya.

Melansir New York Post, Korea Utara melanjutkan uji coba rudal pada hari Minggu karena perhatian dunia terfokus pada invasi ke Ukraina oleh Rusia, sekutu negara totaliter.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan rudal itu diluncurkan dari lokasi dekat Sunan, di mana bandara internasional Pyongyang berada.

Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi mengatakan rudal hari Minggu mungkin terbang setinggi 600 kilometer (400 mil), hingga jarak 300 kilometer (200 mil).

"Sering ada peluncuran sejak awal tahun, dan Korea Utara terus mengembangkan teknologi rudal balistik dengan cepat," kata Kishi dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi.

Baca: Kim Jong Un Sebut Kpop Rusak Generasi Muda, Korut Nyatakan Siap Perang Budaya Hentikan Penyebaran

Kishi menambahkan bahwa Korea Utara mengancam keamanan Jepang, kawasan, dan masyarakat internasional.

Korea Utara ingin menyempurnakan teknologi persenjataan sebagai daya tawar agar Washington mau mengurangi atau mencabut sanksi.

Korea Utara pun disebut memanfaatkan invasi Rusia ke Ukraina yang menyita perhatian AS.

Kesempatan ini digunakan Pyongyang untuk mempercepat program pengetesan senjata.

Profesor studi pemerintahan di Universitas Ewha Seoul, Leif-Eric Easley menyebut pemerintahan Joe Biden mesti merespons untuk menunjukkan kawasan Indo-Pasifik masih menjadi fokus strategis mereka.

Baca: Ramai Kabar Dirinya Meninggal, Pimpinan Korut Kim Jong Un Kirim Pesan ke Presiden Afrika Selatan

“Korea Utara tidak akan mendukung siapa pun untuk tetap diam sementara dunia berurusan dengan agresi Rusia terhadap Ukraina,” kata Leif-Eric Easley, seorang profesor di Universitas Ewha di Seoul.

“Pyongyang memiliki jadwal ambisius modernisasi militer. Kekuatan dan legitimasi rezim Kim telah terikat dengan pengujian rudal yang lebih baik.”

Para pejabat di Korea Selatan merencanakan pertemuan darurat dewan keamanan nasional untuk membahas agresi baru Korea Utara.(tribun-video.com/saradita, NYPost)

Artikel ini telah tayang di New York Post dengan judul "North Korea fires eighth missile of 2022 as world focuses on Ukraine"

# Korea Utara # rudal balistik # Kim Jong un # Amerika Serikat 

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: sara dita
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved