TRIBUNNEWS UPDATE
Ukraina Ternyata Pernah Punya 3.000 Senjata Nuklir tapi Tak Bisa Serang Balik Rusia, Ini Alasannya
TRIBUN-VIDEO.COM - Negara Ukraina kini tengah menjadi perhatian dunia setelah diserang oleh Rusia pada Kamis (24/2).
Sejumlah wilayah telah dikuasai Rusia, termasuk pembangkit listrik tanaga nuklir Chernobyl di Ukraina.
Tak banyak yang tahu, dulunya Ukraina memang memiliki kekuatan nuklir yang besar setelah era Soviet.
Baca: Vladimir Putin Jelaskan Alasan Rusia Serang Ukraina, Ingin Lindungi Warga Donbas
Setidaknya ada 3.000 senjata nuklir yang dimiliki Ukraina setelah runtuhnya Uni Soviet.
Pada tahun 1994, Ukraina bergabung dengan Memorandum Budapest dan menyerahkan senjata nuklirnya dengan imbalan jaminan keamanan.
Kemudian Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan bahwa negara itu dapat membatalkan keputusannya untuk menyerahkan senjata nuklir.
"Sekarang kami tidak memiliki senjata atau keamanan," kata Zelensky di Konferensi Keamanan Munich.
"Jika tidak ada tindakan atau keputusan nyata yang diambil untuk menjamin keamanan kami, Ukraina tidak lagi terikat dengan ketentuan 1994," katanya.
Menurut surat kabar Rusia Sputnik, peringatan Zelensky mungkin hanya untuk menarik perhatian.
Karena tidak jelas apakah Ukraina memiliki kemampuan fisik dan teknis untuk membangun senjata nuklir.
Baca: Invasi Militer Rusia ke Ukraina Dinilai Serangan Terbesar di Eropa Setelah Perang Dunia Kedua
Hal ini lantaran Ukraina tidak termasuk bagian Nuclear Non-Proliferation Treaty (NPT), atau perjanjian nonproliferasi nuklir.
"Di bawah Nuclear Non-Proliferation Treaty (NPT), hanya negara-negara yang telah mengembangkan dan menguji senjata nuklir yang diizinkan memiliki senjata nuklir dan Ukraina tidak termasuk di dalamnya," Alexander Umarov, pemimpin redaksi portal industri tenaga nuklir AtomInfo di Rusia, katanya.
Ukraina secara sepihak mengembangkan senjata nuklir berarti menarik diri dari NPT, dan akan menghadapi tentangan dari komunitas internasional.
Kelompok negara bersenjata nuklir telah berjanji untuk tidak memasok bahan nuklir ke negara-negara yang bukan penandatangan NPT.
"Dalam hal penarikan dari NPT, Ukraina bahkan tidak akan memiliki bahan bakar untuk menjaga pembangkit listrik tenaga nuklir tetap berjalan," kata Umarov.
"Upaya untuk membuat bom nuklir hanya membuat Ukraina lebih buruk daripada sekarang, menghadapi isolasi dari komunitas internasional," kata pengamat yang dikutip Sputnik.
Baca: Inilah Penyebab Rusia Serang Ukraina, Putin Klaim Lindungi Korban Genosida tapi Nyatanya Tak Ada
Dikutip dari Tribun-Medan.com, Ukraina pernah memiliki hingga 3.000 senjata nuklir setelah runtuhnya Uni Soviet, bersama Belarusia dan Kazakhstan.
Namun, senjata nuklir ini sepertinya hanya "dikirim" karena Kiev tidak pernah mengambil kendali penuh atas persenjataan nuklir.
Bahkan, kode peluncuran dan metode peluncuran rudal nuklir masih dikendalikan oleh Rusia.
"Ukraina tidak dapat mencegahnya untuk menyerahkan semua senjata nuklirnya, karena ia tidak memiliki kemampuan untuk menggunakan dan hari ini tidak dapat memiliki senjata nuklir," kata Dr. Mark Gubrud, seorang ahli di University North Carolina (AS), sebagaimana dikutip dari Intisari.
Baca: Serang Ukraina, Presiden Rusia Vladimir Putin Dapatkan Sanksi Ekonomi dari Amerika dan Inggris
Senjata nuklir Ukraina yang diwarisi dari Uni Soviet telah dinonaktifkan oleh Rusia, membuat mereka tidak dapat dioperasikan. (Tribun-Video.com/Tribun-Medan.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Ternyata Ukraina Punya 3.000 Senjata Nuklir, Tapi Mustahil Digunakan karena Alasan Ini
# TRIBUNNEWS UPDATE # nuklir # perang # Ukraina # Rusia
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Cesar Aini Soekendro
Sumber: Tribun Medan
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Rudal Meluncur di Tel Aviv saat Gencatan Senjata, Wacana Sanksi 50% Trump
7 jam lalu
Tribunnews Update
Wacana Trump Berlakukan Sanksi 50 Persen bagi Negara Pemasok Senjata Iran Selama Gencatan Senjata
8 jam lalu
Tribunnews Update
Netanyahu Dihujat Oposisi seusai Dukung Gencatan Senjata AS-Iran, Dinilai Bakal Buat Bencana Politik
8 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.