Konflik Rusia Vs Ukraina
Invasi Militer Rusia ke Ukraina Dinilai Serangan Terbesar di Eropa Setelah Perang Dunia Kedua
TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia telah melancarkan operasi khusus pada Kamis dini hari ke Ukraina.
Serangan dilakukan setelah Rusia mengakui kedaulatan Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Lugansk (LPR) yang memproklamirkan diri telah merdeka.
Pasukan Rusia menyerbu Ukraina melalui darat, laut, dan udara pada Kamis (24/2/2022) dalam serangan terbesar oleh satu negara terhadap negara lain di Eropa sejak Perang Dunia Kedua.
Melansir Reuters, rudal Rusia menghujani kota-kota Ukraina, dan Ukraina melaporkan barisan pasukan mengalir melintasi perbatasannya di wilayah Timur, yakni Chernihiv, Kharkiv, dan Luhansk.
Baca: Lancarkan Operasi Militer pada Ukraina, Rusia Terancam Sanksi Ekonomi dari Inggris dan AS
Pasukan Rusia juga mendarat melalui laut di kota Pelabuhan Odessa dan Mariupol di Selatan Ukraina.
Ledakan terdengar sebelum fajar di ibu kota Ukraina, Kyiv, sebuah kota berpenduduk tiga juta orang.
Tembakan terdengar, sirene meraung, dan jalan raya keluar kota tersendat oleh lalu lintas saat penduduk mengungsi.
Asap hitam membumbung di atas markas intelijen militer Ukraina setelah ledakan di Kyiv menjelang tengah hari.
Baca: 137 Warga Ukraina Tewas & 316 Terluka di Hari Pertama Serangan Rusia, Pasukan Cadangan Disiapkan
Serangan itu menyusul upaya diplomatik yang sia-sia selama berminggu-minggu oleh para pemimpin Barat untuk mencegah perang dan menyadari ketakutan terburuk mereka tentang ambisi Presiden Rusia Vladimir Putin.
“Rusia secara berbahaya menyerang negara kami di pagi hari, seperti yang dilakukan Nazi Jerman di tahun-tahun Perang Dunia II,” cuit Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, seperti dikutip Reuters.
“Sampai hari ini, negara kami berada di sisi yang berbeda dari sejarah dunia. Rusia telah memulai jalan kejahatan, tetapi Ukraina membela dirinya sendiri dan tidak akan melepaskan kebebasannya tidak peduli apa yang Moskow pikirkan,” tegasnya.
Zelenskiy meminta warga Ukraina untuk membela negara, dan pemerintah akan memberikan senjata kepada siapa pun yang siap berperang. Dia juga mendesak warga Rusia untuk turun ke jalan guna memprotes invasi negaranya.
Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan: "Ini adalah salah satu waktu tergelap di Eropa sejak Perang Dunia Kedua".
# Invasi # Rusia # Ukraina # serangan # Eropa
Baca berita lainnya terkait Rusia
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Operasi Militer Rusia ke Ukraina, Serangan Terbesar di Eropa Setelah Perang Dunia Kedua
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Nekat! Kapal Rusia Dobrak Blokade AS di Selat Hormuz, Padahal Armada Laut Kena Sanksi Barat
9 jam lalu
Mancanegara
Menlu Iran Blak-blakan, Ini Alasan Temui Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow
9 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Putin Kutuk Penembakan di Acara Jamuan Makan Malam Trump: Membahayakan Nyawa Kepala Negara
10 jam lalu
Berita Terkini
Rusia Puji Ketangguhan Iran, Sebut Teheran Bisa Kalahkan AS Meski Digempur Habis-habisan
10 jam lalu
Konflik Timur Tengah
Di Tengah Blokade AS, Kapal Mewah Milik Miliarder Rusia Berhasil Melintas Selat Hormuz
10 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.