Kamis, 23 April 2026

Terkini Nasional

Presiden Jokowi Suarakan Stop Perang terkait Konflik Rusia dan Ukraina: Menyengsarakan Umat Manusia

Jumat, 25 Februari 2022 08:57 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyuarakan untuk menghentikan perang.

Jokowi melalui akun Twitter-nya menyinggung tentang dampak yang terjadi akibat perang.

Dikatakannya, perang bisa menyengsarakan manusia dan membahayakan dunia.

"Setop perang. Perang itu menyengsarakan umat manusia, dan membahayakan dunia," tulis Jokowi melalui akun twitter @jokowi, Kamis (24/2/2022).

Sebelumnya, pada Senin (21/2/2022), Jokowi juga menyuarakan agar ketegangan antara Rusia dan Ukraina dihentikan.

Menurutnya, pihak yang terlibat harus menahan diri semua pihak juga harus berkontribusi pada perdamaian.

"Rivalitas dan ketegangan di Ukraina harus dihentikan sesegera mungkin. Semua pihak yang terlibat harus menahan diri dan kita semua harus berkontribusi pada perdamaian. Perang tidak boleh terjadi," tulis Jokowi.

Baca: Tentara Rusia Telah Berhasil Menguasai Fasilitas Pembangkit Nuklir Chernobyl

Lebih lanjut, Presiden juga mengajak seluruh dunia untuk bersatu dan bersinergi untuk memulihkan ekonomi dunia yang terpuruk akibat pandemi.

"Saatnya dunia bersinergi dan berkolaborasi menghadapi pandemi. Saatnya kita memulihkan ekonomi dunia, mengantisipasi kelangkaan pangan, dan mencegah kelaparan," terang Jokowi.

Diketahui, Rusia melancarkan serangan ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) pagi waktu setempat.

Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan operasi militer di wilayah Donbass, Ukraina yang menaungi daerah Donetsk dan Luhansk.

Putin mengatakan, pihaknya telah menerima permintaan bantuan dari pemimpin kelompok separatis pro-rusia di wilayah Donbas, Ukraina.

Beberapa hari sebelumnya, Rusia mengakui daerah separatis Donetsk dan Luhansk sebagai negara yang merdeka.

Vladimir Putin, mengatakan sudah waktunya bagi Rusia untuk mengakui kedua wilayah yang memisahkan diri itu sebagai wilayah merdeka, dikutip dari NDTV.

Ia mengatakannya dalam pidato yang disiarkan di televisi yang dikelola pemerintah, meskipun ada peringatan dari Barat tentang pernyataan itu dapat menyebabkan sanksi besar-besaran.

"Saya percaya perlu untuk mengambil keputusan yang lama tertunda, untuk segera mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk," kata Putin.

Jokowi Diminta Bertindak

Serangan militer Rusia ke Ukraina bisa memicu terjadinya Perang Dunia III.

Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk bertindak agar hal itu bisa dihindari.

Hal itu diungkapkan Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana, Kamis (24/2/2022).

Hikmahanto mengimbau Presiden Jokowi untuk melakukan tindakan demi menyelesaikan permasalahan ini.

Apalagi, saat ini Presiden Jokowi merupakan Presidensi G-20.

“Tindakannya sampaikan ke PBB, bahwa permasalahan ini harus dibawa ke Majelis Umum PBB, tidak ke Dewan Keamanan PBB,” ujar Hikmahanto dikutip dari Kompas TV.

Baca: Setelah Lakukan Serangan, Rusia Rebut Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl di Ukraina

“Sehingga dengan begitu, tak akan ada veto di situ, dan pengambilan keputusan berdasarkan mayoritas karena apa yang terjadi di Ukraina bisa menyebabkan Perang Dunia III,” ujarnya.

Menurut Hikmahanto, meski Dewan Keamanan PBB sudah membicarakan terkait penyerangan Rusia ke Ukraina namun hal itu diyakini tak akan bisa menghentikan Rusia menginvasi negara pecahan Uni Sovyet itu.

Pasalnya, menurut Hikmahanto, Rusia merupakan salah satu anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan bisa memveto segala keputusan yang keluar.

Oleh sebab itu, ia menegaskan Majelis Umum PBB adalah cara yang paling memungkinkan untuk menghentikan invasi Rusia.

(Tribunnews.com/Tio) (KompasTV)

# Presiden Jokowi # Rusia # Ukraina # perang

Baca berita lainnya terkait perang

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi: Setop Perang, Perang Menyengsarakan Manusia dan Membahayakan Dunia

Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Presiden Jokowi   #Rusia   #Ukraina   #perang

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved