Terkini Nasional
Inilah Profil Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon yang Meninggal di RS Dian Harapan
TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Daerah Papua, Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon yang dikabarkan meninggal dunia di Jayapura, Papua, Senin (14/2/2022) sore.
Diketahui, Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon mengalami serangan jantung pada pukul 17.40 WIT di Rumah Makan Horex, Sentani, Jayapura.
Ia langsung dilarikan ke RS Dian Harapan, Waena, Kota Jayapura guna mendapatkan pertolongan pertama.
Namun, pada jam 18.12 WIT Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon dinyatakan meninggal dunia oleh dokter RS Dian Harapan.
Pantauan Tribun-Papua.com, jenazah Kabinda Papua, Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon dikeluarkan dari Rumah Sakit Dian Harapan, Waena,Jayapura pada pukul 21.19 WIT.
Kemudian, dibawa ke Masjid Masjid Ridho Allah, Asrama Danintel, Waena untuk dimandikan.
Setelah dimandikan, jenazah Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon disemayamkan di Aula danintel, Asrama Danintel, Waena.
Jenazah dibawa ke Bandara Sentani pada pukul 06.20 WIT dan diterbangkan ke Jakarta pada pukul 08.40 WIT.
Baca: Kabinda Papua Mayjen Abdul Haris Napoleon Meninggal Dunia, Sempat Terjatuh Karena Serangan Jantung
Riwayat Singkat Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon
Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon mejabat Kabinda Papua sebanyak dua kali.
Pada tahun 2020, dia menjabat Kabinda Papua, kemudian diganti oleh Brigjen Gusti Putu Danny Nugraha.
Pada 26 April 2021, Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon kembali menempati posisi sebagai Kabinda Papua.
Hal tersebut, dikarenakan Brigjen Gusti Putu Danny Nugraha gugur akibat ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.
Sebelum menjadi Kabinda Papua, Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon pernah memegang beberapa jabatan di bawah Kodam XVII/Cenderawasih.
Setidaknya, ia pernah menjabat Pasintel Korem 172/PWY dan Dandim 1701/Jayapura.
Kemudian, menjabat sebagai Aster KodamXVII/Cenderawasih dan sejumlah jabatan lainnya, sebagaimana dilansir oleh Kompas.com.
Pada 2020, Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon menjabat Kabinda Papua, lalu diganti oleh Brigjen Gusti Putu Danny Nugraha.
Namun pada 26 April 2021 terjadi insiden penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.
Dalam insiden ini, Kabinda Brigjen Gusti Putu Danny Nugraha gugur.
Lalu, Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon kembali dipercaya untuk menempati posisi sebagai Kabinda Papua.
Baca: Kepala Badan Intelijen Nasional Daerah Papua, Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon Meninggal Dunia
Punya Riwayat Jantung
Sementara itu, Kabag Ops Binda Papua, Kolonel Infantri Rachmad P S mengatakan, Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon memiliki riwayat penyakit jantung.
"Beliau jatuh karena serangan jantung," kata Rachmad.
Rachmad mengatakan, pada Senin malam, jenazah Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon disemayamkan di koridor Danintel XVII Cenderawasih.
"Beliau lama bertugas di Papua dan selama menjabat, beliau cukup dekat dengan Kodam Cenderawasih,"katanya.
Selanjutnya, menurut Rachmad, Selasa (15/2/2022) dilakukan upacara pelepasan untuk jenazah Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon di Pus Ops Lanut, Sentani pada pukul 07.00 WIT.
"Dari situ, selanjutnya diberangkatkan dengan pesawat Garuda Indonesia, ke Jakarta dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata."
"Sebab beliau punya tanda penghargaan dan kita akan memberikan yang terbaik," ujarnya.
Menurut Rachmad, kepergian Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon membuat masyarakat Papua sangat kehilangan.
Pasalnya, Abdul Haris Napoleon sangat tahu tentang Papua ditambah ia bertugas di Papua selama 19 tahun.
"Karena beliau sangat tahu banyak tentang Papua dan penghargaannya cukup panjang. 19 tahun beliau di sini dan beliau juga mumpuni soal masalah-masalah di Papua," ujarnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Profil Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon yang Meninggal di RS Dian Harapan
Video Production: Muhammad Taufiqurrohman
Sumber: Tribun Papua
LIVE UPDATE
Bupati Jayapura Larang Keras Penjualan Lahan di Atas Kawasan Pohon Sagu, demi Jaga Ketahanan Pangan
Selasa, 31 Maret 2026
LIVE UPDATE
Pemuda GIDI Siap Hadapi Tantangan Kemajuan Teknologi, Gelar Seminar Sehari di Kota Jayapura
Kamis, 26 Maret 2026
Ngabuburit Asyik
Suasana Sore di Pasar Pagi Paldam, Tempat Favorit Ngabuburit Warga Jayapura
Kamis, 19 Maret 2026
Ngabuburit Asyik
Hangatnya Sore di Pasar Pagi Paldam: Cerita Ngabuburit di Jayapura
Kamis, 19 Maret 2026
Ngabuburit Asyik
Ngabuburit di Lapangan Trisila Jayapura, Serunya Berburu Takjil dan Olahraga Sore Saat Ramadan
Rabu, 18 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.