WIKI UPDATE
Ini Rangkaian Ritual di Pantai Payangan yang Berujung Maut, Tabur Bunga hingga Mandi Air Laut
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah ritual yang diadakan di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (12/2/2022), berubah menjadi petaka.
Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengatakan, dalam ritual tersebut para anggota diharuskan membaca doa-doa berbahasa Jawa hingga ditutup mandi di laut.
Ritual tersebut justru memakan 11 korban tewas dari Padepokan Jamaah Tunggal Jati Nusantara.
AKBP Hery Purnomo mengatakan, ritual tersebut diikuti oleh 23 peserta.
Herry menjelaskan, ritual itu dijalankan dengan berbagai tujuan, antara lain untuk menyelesaikan masalah keluarga, melancarkan usaha, hingga untuk memudahkan mendapat pekerjaan.
Baca: Motif Peserta Ikuti Ritual di Pantai Payangan, Ingin Cari Ketenangan Hati, Sudah 4 Tahun Berjalan
Para korban termakan omongan dari guru spiritual mereka, Nurhasan.
“Kata guru spiritual mereka, masalah-masalah itu bisa diselesaikan secara ritual di Pantai Payangan,” ujarnya pada Minggu, seperti dikutip dari Kompas.com.
Hery menjelaskan, para peserta awalnya menjalankan ritual itu di pinggir pantai.
Baca: Respons Gubernur Jawa Timur Khofifah terkait Ritual di Pantai Payangan yang Berujung Maut
Mereka membaca doa-doa berbahasa Jawa.
“Di sana mereka membaca doa-doa,” ucapnya.
Setelahnya, peserta mulai beranjak ke laut.
Diawali dengan tabur bunga, peserta kemudian membentuk dua barisan dan saling bergandengan tangan.
Herry menyebut kegiatan ritual tersebut seperti menyucikan diri mandi di air laut.
“Ada kegiatan ritual menyucikan diri mandi di air laut,” ungkap Hery.
Saat melakukan ritual itu, ombak besar tiba-tiba menghantam mereka.
Menurut korban selamat, mereka tidak melihat ombak yang dari arah kanan, tiba-tiba datang menerjang.
Di sana ada tebing yang halangi pandangan.
Hal senada juga diutarakan oleh anak korban pasangan suami istri Syaiful dan Sri Wahyuni, bernama Amelia.
Ia pernah diajak orangtuanya mengikuti ritual tersebut.
Para peserta memang diharuskan membaca doa-doa berbahasa Jawa yang Amelia sendiri tidak tahu tujuannya.
"Ada pengajiannya gitu, mengajari tentang istiqomah, juga ada ritual itu. Tujuannya saya tidak tahu. Bacaannya ada syahadat, Al-Fatihah, surat-surat pendek, dan Bahasa Jawa. Saya tidak tahu bacaan Bahasa Jawanya," terang Amel.(tribun-video.com/kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terungkap, Tujuan Ritual Berujung Maut di Pantai Payangan Jember, Kapolres: Untuk Lancarkan Usaha hingga Dapat Kerja"
# ritual # Pantai Payangan # Tragedi di Pantai Payangan # Pantai Payangan Jember # Ritual Maut
Reporter: sara dita
Sumber: Kompas.com
Local Experience
Puasa Mutih, Ritual Sunyi Masyarakat Jawa untuk Menjernihkan Batin
Selasa, 14 April 2026
Local Experience
Makna Mendalam Babi dalam Tradisi Toraja, Dari Duka hingga Sukacita
Selasa, 14 April 2026
Local Experience
Mengenal Tradisi Nyekar: Perpaduan Budaya Lokal dan Nilai Keagamaan
Selasa, 14 April 2026
Local Experience
Fakta Gunung Kemukus! Dari Mitos Kekayaan hingga Ritual yang Jadi Sorotan
Selasa, 14 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.