Olahraga
Cemerlang di Liga Thailand, Ternyata Yanto Basna Pernah Ditolak Persipura 2 Kali
TRIBUN-VIDEO.COM – Siapa yang tidak kenal dengan Rudolof Yanto Basna atau biasa disapa Yanto Basna?
Pemain kelahiran 12 Juni 1995 adalah pemain sepak bola Indonesia yang cemerlang meniti karir profesionalnya di Liga Thailand, Sukhotai dan PT Prachuap FC.
Sebelum berkarir di Negeri Gajah tersebut, Yanto pernah membela sejumlah klub di tanah air.
Mitra Kukar, Persib Bandung, dan Sriwijaya adalah klub yang pernah dibela anak Sorong tersebut.
Namun kenapa Yanto tak punya keinginan untuk membela tim asal daerahnya? Dalam diskusi bersama Tribun-Papua.com
dalam program Lego Papua atau Lembar Olahraga Papua pekan lalu, terkuak kenapa hingga sang pemain tak bermain atau membela klub asal Papua.
Yanto kepada Tribun-Papua.com mengatakan, dirinya pernah menawarkan diri untuk membela klub Persipura Jayapura.
Tetapi, saat itu, dirinya sama sekali tidak dilirik oleh klub peraih gelar terbanyak di Indonesia tersebut.
“Saya tidak diterima, mungkin waktu itu, kapasitas saya belum mumpuni sehingga belum dilirik,” kata Yanto membuka pembicaraan.
Baca: Berawal dari Gemar Baca Buku Bola, Yanto Basna Berkeinginan Bermain di Liga Jepang
“Akhirnya saya memilih klub Mitra Kukar. Disanalah karir professional saya dimulai,” ujar penggemar Boaz Solossa tersebut.
Menurutnya, bermain untuk klub tanah kelahirannya adalah impian semua anak di Papua, baik itu pendatang maupun anak asli Papua.
“Impian itu selalu ada di dalam hati kecil saja,” ujarnya.
Impian untuk bermain di Persipura Jayapura pun akhirnya dikubur, namun dirinya punya motivasi untuk mengembangkan diri lebih baik lagi agar dikemudian hari bisa dilirik oleh tim kebangaan masyarakat Kota Jayapura tersebut.
Semusim di Mitra Kukar, Yanto hijrah ke tanah Jawa, dan membela Persib Bandung. Klub dimana dirinya pernah tergabung dalam Persib Bandung Yunior medio 2013.
Di Persib pun tak lama, hanya semusim. Yanto pun berkeinginan untuk kembali ke kampung halamannya untuk mendaftar di Persipura Jayapura.
Lagi dan lagi, lamaran Yanto tak direspon oleh Persipura. “Ada rasa kecewa, tetapi saya harus professional dalam menyikapi hal ini. Saya pun akhirnya memilih Sriwijaya FC untuk klub berikutnya,” tukasnya.
Baca: Yanto Basna Tanggapi Rumor ke Persija, Tegaskan Menolak karena Bahagia Berkarier di Thailand
Padalah, kalau mau dibilang, kapasitasnya sudah mumpuni. Sejak media 2011, dirinya sudah membela Garuda Muda atau timnas Indonesia U19, dan timnas Indonesia senior sejak 2016 kala dirinya masih berjersey Persib Bandung.
“Mungkin jalan Tuhan, saya tidak bisa membela klub di Papua tapi bisa berkarir di Liga Thailand,” katanya sambil senyum.
Kini, impian mantan pemain Deportivo Indonesia ini adalah berkarir di Liga Jepang.
“Kita di wilayah timur khususnya di Papua masih tertinggal dengan tim di Makassar. Tim di Makassar masih tertinggal dengan tim dari Jawa,” ujarnya.
“Sepakbola Indonesia, masih tertinggal dengan sepakbola Thailand, dan sepakbola Thailand masih tertinggal dengan sepakbola Jepang.”
“Saya sudah merasakan fase itu, dan fase berikutnya adalah berkarir di Liga Jepang. Liga 2 disana juga sudah bagus, karena untuk mencapai puncak, kita harus memulai dari bawah,” tukasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Ditolak Persipura 2 Kali, Yanto Basna Cemerlang di Liga Thailand
# Liga Thailand # Yanto Basna # Persipura
Video Production: Muhammad Taufiqurrohman
Sumber: Tribun Papua
LIVE UPDATE
Persipura Tampil Apik Bungkam Deltras, Rahmad Darmawan: Fokus Latihan dan Skema Lama Berbuah Manis
Senin, 30 Maret 2026
Live Update
Menang 3-0 atas Sorong Raya FC, Persipura Jayapura Bersiap Putaran ke-3 Pegadaian Championship
Senin, 9 Februari 2026
LIVE UPDATE
Laga Persipura vs PSS Dipadati 19.612 Penonton, Owen Rahadiyan Apresiasi Antusias Suporter
Senin, 26 Januari 2026
Live Update
Seleksi Persipura EPA U19 di Mahacandra Jayapura, Kesempatan Besar untuk Anak Muda Papua Berkembang
Senin, 6 Oktober 2025
Olahraga
Momen Unik Shin Tae Yong Peluk Hangat Asnawi & Pratama Arhan Usai Derbi Indonesia di Liga Thailand
Senin, 17 Maret 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.